Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, secara simbolis mengocok undian nomor unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Komarudin yang terletak di Jalan Pangeran Komarudin, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, untuk relokasi warga yang tinggal di bantaran Kali Sentiong.
Pengundian dilakukan di kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa saat lalu (Senin, 3/2)
"Pengundian Rusun Komaruddin ini merupakan program Pemprov DKI Jakarta untuk menormalisasi bantaran kali Sentiong dari pemukiman warga, dan ini juga program Pak Jokowi dan Pak Basuki untuk rumah layak huni," ujar Saefullah.
Lanjut Saefullah, relokasi 142 warga yang tinggal di Jalan Catur Tunggal, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat ini dikhususkan bagi warga yang memiliki rumah tinggal tetap, sementara bagi warga yang mengontrak di wilayah bantaran kali tidak diberi unit Rusun.
"Ini untuk warga yang punya rumah saja, yang dibuktikan dengan KTP dan KK. Untuk relokasinya secepatnya bulan ini setelah seluruh warga mendapatkan nomor unit Rusun," ujar Saefullah
Rusun Komaruddin memiliki enam tower, masing-masing towernya diisi lima lantai. Di masing-masing lantai memiliki 10 hingga 20 unit kamar dengan total keseluruhan berjumlah 100 unit kamar per tower.
Di enam bulan pertama warga tidak dibebankan membayar uang sewa Rusun. Selanjutnya warga dibebankan uang sewa yang memiliki perbedaan di setiap lantainya.
Untuk lantai pertama uang sewa yang dibebankan sebesar Rp 234 ribu, lantai dua Rp 212 ribu, lantai tiga Rp 192 ribu, Lantai empat Rp 173 ribu dan lantai lima Rp 156 ribu.
"Mudah-mudahan di tempat yang baru, anak-anak bapak ibu tumbuh menjadi profesional-profesional sesuai dengan cita-cita," harap Saefullah.
[ald]