Berita

net

Politik

SINABUNG MELETUS

Semoga SBY dan Rombongan Tidak Sedang Wisata Bencana

MINGGU, 26 JANUARI 2014 | 14:59 WIB | OLEH: ABDULRACHIM K

KEDATANGAN rombongan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Sinabung, sekalipun dinilai sangat terlambat, tetap menarik perhatian masyarakat. Kedatangan SBY didahului dengan kehebohan di media sosial twitter, bahwa SBY akan menginap di tenda sehiarga Rp 15 miliar. Tapi ternyata tidak benar, itu hanya berita bohong, SBY membawa rombongan besar dengan banyak menteri.

Di lain pihak kunjungan yang dilakukan baru 4 bulan setelah pengungsi Sinabung mengalami penderitaan, di tengah-tengah berbagai bencana di tanah air, banjir di DKI, Manado, banjir sepanjang Pantura dari Indramayu sampai Pati, Demak, Jepara, mengundang kritik tajam berbagai pihak. Wapres Boediono  pun mengunjungi Manado setelah banjir bandangnya surut, itupun hanya 3 jam tanpa jelas tindakan apa yang dilakukannya di sana.

Hal-hal seperti ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen pemerintah SBY-Boediono terhadap penanganan bencana dan khususnya kepada para korban bencana.


Khusus untuk bencana Sinabung, diperlukan perhatian khusus karena Gunung Sinabung sudah 400 tahun tidur alias tidak pernah meletus, beda dengan Gunung Merapi di Jawa Tengah yang sering meletus. Akibatnya masyarakat Sinabung memerlukan perhatian yang lebih khusus untuk mengatasi hancurnya tempat tinggal dan sawah ladang mereka.

Memang SBY telah mengeluarkan sejumlah paket solusi untuk mengatasi bencana Sinabung antara lain menyediakan 25 hektar lahan baru untuk merelokasi sekitar 900 keluarga yang sekarang masih dipengungsian. Namun sayangnya, dari lahan baru tersebut baru 15 hektar yang disediakan, sementara sisanya SBY mengimbau kepada gubernur dan bupati untuk melengkapinya. Kekhawatiran janji SBY tersebut bagi korban Sinabung tidak akan terealisasi karena seperti telah diakui oleh SBY sendiri dan diliput oleh berbagai media nasional bahwa lebih dari 50 persen instruksinya tidak jalan atau tidak dipatuhi oleh aparatnya di bawahnya.

Apakah SBY dan rombongannya yang datang ke Sinabung serius atau tidak hanya bisa diukur dari pelaksanaannya, realisasinya di lapangan. Bukan diukur dari peluncuran paket-paket yang selalu indah di dengar dalam pemberitaan yang hanya sebatas pencitraan.
 
Kalau SBY dan rombongan tidak mampu merealisasikan paket-paketnya maka berarti memang benar kecurigaan masyarakat seperti yang tampak dalam foto rombongannya di dalam tenda biru bahwa itu hanya rombongan wisata bencana.[***]

*Penulis adalah Aktivis 77/78

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya