Berita

Semoga Pelarangan Pemakaian Jilbab bagi Siswa di Bali Kasus Terakhir

KAMIS, 09 JANUARI 2014 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Kebijakan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 di Denpasar, Bali, yang melarang siswanya mengenakan jilbab saat kegiatan belajar mengajar terus dipersoalkan. Pasalnya, pelarangan tersebut melanggar HAM.

"Pelarangan berjilbab saudari Anita Wardhana oleh Kepala SMAN 2 Bali adalah pelanggaran HAM. Karena melanggar Pancasila, sila 1; UUD 45, pasal 28 E (1) dan pasal 28 I (1), serta pasal 22 (1) UU 39/1999 tentang HAM," jelas komisioner Komnas HAM Maneger Nasution (Kamis, 9/1).

Karena itu, Maneger mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menindak tegas, tidak hanya Kepala SMAN 2, tapi juga pejabat Dinas Dikbud di bali atas dugaan kelalaian pengawasan serta pembinaan.


"Komnas HAM akan menyurati Kemendikbud RI  dan Kepala SMAN 2 Bali untuk minta klarifikasi. Semoga ini menjadi pembelajaran terakhir bagi bangsa ini utamanya lembaga pendidikan, agar lebih cerdas," demikian Maneger.

Kemarin, Tim Ombudsman RI Perwakilan Bali mendatangi sekolah yang berlokasi di Jalan Sudirman, Denpasar, itu. Dalam kesempatan itu, Ombudsman mengharapkan kepala sekolah memperhatikan kebutuhan dasar siswa, termasuk pemakaian jilbab yang merupakan ekspresi atas keyakinan seseorang.

Pihak SMA Negeri 2 Denpasar menyatakan kesediaannnya untuk memperbaiki aturan pakaian sekolah sambil menunggu petunjuk teknis dari instansi terkait di kota itu.

"Kami sangat mengapresiasi pihak sekolah yang memikirkan untuk mengubah aturan tersebut," jelas Ketua Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya