Berita

BRI

Tutup 2013, BRI Kembali Sabet ISO Kepuasan Nasabah

JUMAT, 27 DESEMBER 2013 | 13:39 WIB

Laju profitabilitas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk belum tergeser selama ini. BRI, sejak tahun 2005, sukses mempertahankan diri sebagai bank pencetak laba terbesar dan memberi imbal hasil paling menggiurkan bagi pemegang sahamnya di Tanah Air.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali di Jakarta, Kamis (26/12), lewat pesan elektronik.

Tak hanya itu, lanjut Muhammad Ali, profitabilitas itu juga didukung oleh tata kelola (Good Corporate Governance/GCG) perusahaan yang baik dan bersih. Tidak heran bila pada penghujung 2013 ini, BRI menyabet sertifikasi ISO 9001:2008 dari Badan Sertifikasi LRQA (Lloyd's Register Quality Assurance) yang telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Internasional/ United Kingdom Accreditation Service (UKAS) dan Komite Akreditas Nasional, untuk “Provision of Card Center and Complaint Handling.”


“Bank BRI telah berhasil mendapatkan sertifikasi itu. Sertifikasi ini adalah bentuk penilaian terhadap sistem manajemen mutu yang telah diterapkan terhadap proses Produksi Kartu dan Penanganan Keluhan Nasabah, yang pada akhirnya dapat menjamin kepuasan nasabah,” katanya.

Selain itu, menurut Ali untuk kali kedua, BRI juga berhasil mempertahankan sertifikat ISO 9001:2008 untuk Provision of Payment system by RTGS and Clearing, and Remittance, yang sebelumnya telah diterima pada tahun 2012 lalu. Sertifikasi ini adalah bentuk penilaian terhadap system manajemen mutu yang telah diterapkan terhadap proses Sistem Pembayaran menggunakan RTGS dan Kliring, serta proses pengiriman uang dari Luar negeri atau Remittansi.

Dengan pencapaian ini, hingga Desember 2013, Bank BRI telah menerima lima sertifikasi, yakni untuk proses Produksi Kartu, Penanganan Keluhan Nasabah, Sistem Pembayaran menggunakan RTGS dan Kliring, serta proses pengiriman uang dari Luar negeri atau Remittansi, dan 1 lagi yakni sertifikasi manajemen mutu untuk Proses Audit yang telah diterapkan oleh BRI.

“Dan ditargetkan seluruh system operasional di BRI akan mendapatkan sertifikasi ISO pada tahun 2017 mendatang, saat ini tersisa 8 bagian lagi yang belum terakreditasi sertifikasi ISO,” pungkas Ali.

Sebagaimana diketahui, LRQA didirikan pada 1985 dan menjadi lembaga sertifikasi pertama yang  mendapatkan akreditasi untuk menerbitkan sertifikat sistem manajemen mutu, dari Dewan Akreditasi Nasional untuk Lembaga Sertifikasi, atau yang sekarang dikenal sebagai UKAS (United Kingdom Accreditation Service). Dan saat ini LQRA beroperasi di sebagian besar negara di seluruh dunia.

Sedang UKAS (United Kingdom Accreditation Service) adalah satu-satunya badan akreditasi yang telah diakui untuk menilai menggunakan standar-standar yang disepakati secara internasional, berdasarkan Peraturan Akreditasi 2009 (SI No 3155/2009) dan Peraturan Uni Eropa (EC) 765/2008 . [zak]


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya