Berita

LUTHFI HASAN ISHAAQ/NET

Hukum

Jelas Divonis, Kubu Luthfi Hasan Masih Sindir Jaksa KPK

SENIN, 09 DESEMBER 2013 | 13:21 WIB | LAPORAN:

Kubu terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq masih mempertanyakan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sampai saat ini belum menyebutkan adanya kerugian negara dalam perkara pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan).

"Kan pertanyaannya gini, dituntutan Jaksa itu kan enggak disebutkan apakah ada yang dikorupsi. Ingat ya, Jaksa itu tidak ada kata-kata  merugikan negara," kata penasehat hukum Luthfi, Muhammad Assegaf melalui pesan singkatnya, Senin (9/12).

Luthfi sendiri pukul 16.00 WIB diagendakan bakal mendengarkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta atas perkara suap dan pencucian uang pengurusan impor daging sapi yang menjeratnya.


"Lalu dia mau dituduh apa, pencucian uang juga dimana lagi. Maka itu, dan pertanyaaan kita apakah ada perbuatan terdakwa telah menimbulkan kerugian negara, kan enggak ada kan," terang Assegaf.

Selebihnya, dia berharap agar vonis yang akan dijatuhkan bisa sesuai dengan pledoi yang disampaikan kliennya pada sidang sebelumnya.

"Tentu diharapkan vonisnya sesuai dengan dengan pledoi," tandasnya.

Sementara itu, soal siapa saja pihak keluarga maupun pihak PKS yang akan mendampingi Luthfi dalam sidang, Aseegaf mengaku belum mengetahuinya.

Dalam perkara ini, Luthfi dituntut hukuman penjara oleh JPU KPK selama 18 tahun penjara, denda Rp 1,5 miliar. Tuntutan tersebut merupakan total dari dua kasus tindak pidana korupsi selama 10 tahun, denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan penjara, dan kasus TPPU selama delapan tahun, denda Rp 1 miliar subsider 1,4 bulan kurungan penjara. Selain itu, Luthfi juga dituntut pencabutan hak terdakwa untuk dipilih dan memilih.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya