Berita

AHMAD FATHANAH/NET

Hukum

Ahmad Fathanah Mau Polisikan Supir Pribadinya

SELASA, 26 NOVEMBER 2013 | 18:44 WIB | LAPORAN:

Terdakwa kasus dugaan suap pengurusan peningkatan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan), Ahmad Fathanah (AF) bakal mempolisikan bekas sopir pribadinya, Sahrudin.

Pelaporan dilakukan lantaran Sahrudin diduga telah memberikan keterangan palsu dalam persidangan kuota impor sapi di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) beberapa waktu lalu.

"Barusan diskusi dengan AF, saya diminta untuk melakukan laporan polisi terhadap supir AF, Sahrudin," kata pengacara Fathanah, Ahmad Rozi di kantor KPK, Jakarta, Selasa (26/11).


Sahrudin saat bersaksi di sidang Luthfi Hasan menyebutkan bahwa dirinya pernah diperintahkan oleh Ahmad Fathanah untuk tak jauh-jauh dari mobil yang didalamnya terdapat uang yang diistilahkan Fathanah "daging busuk" untuk Luthfi Hasan. Perintah itu diberikan di hotel Le Meridien, Jakarta pada malam sebelum Fathanah diciduk oleh penyidik KPK.

"AF tidak mengatakan itu, dalam persidangan tim PH (Penasehat Hukum) meminta hakim agar Jaksa KPK memutar ulang rekamannya, namun sampai sekarang belum diputar rekamannya," terang Rozi.

Atas dasar itulah, pihaknya memutuskan untuk melaporkan Sahrudin. Padahal, kata Rozi lagi, kenyataannya sudah jelas tak pernah ada uang yang akan diberikan ke Luthfi Hasan.

"(Uang) Tidak diperuntukkan buat LHI. Ini sejalan keterangan saksi Felix, yang juga ada di hotel Meridion. Felix katakan terima pmbyaran utang dari AF, 450 juta. Jd uang itu bayar utang," terang Rozi.

"Saya melihat ini memberikan keterangan palsu, akan proses hukum pidana dan lapor ke polis agar kebenaran materil bisa terungkap. Kita tidak ingin mengada-ada, tapi memberikan pelajaran apapun prosesnya harus sesuai hukum yang benar," sambung dia.[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya