Absennya pemain andaln Chicago Bulls, Derrick Rose membuat klub berlogo Banteng itu mudah ditekuk Los Angeles Clippers dengan skor telak 82-121 di California, kemarin.
Kekalahan ini merupakan kali kedua Bulls. Sebelumnya, tim besutan itu keok dihajar Portland Trail Blazers.
Pada lanjutan kompetisi NBA itu meski Bulls tanpa pemain andalannya, tapi Clippers bermain tanpa kenal ampun.
Jared Dudley menjadi bintang Clippers dengan mencetak angka tertinggi 21 poin, Chris Paul tanpa kawalan Rose, juga bermain leluasa. Terbukti, Chris Paul mampu membuat 16 poin dan 17 assist.
Ditinggal Rose akibat cedera, pertahanan Bulls dibobol Paul dkk.
“Kami menyerang mereka begitu cepat, jadi saya berpikir itu cukup berpengaruh pada mental Bulls. Mereka kehilangan seorang Rose dan kami memanfaatkannya dengan bermain luar biasa,†ujar pelatih Clippers, Doc Rivers ESPN.
Luol Deng bermain cukup apik dengan membuat 22 poin untuk Bulls. Carlos Boozer dan Mike Dunleavy, masing-masing menambah dengan mencatat 14 poin di pertandingan.
Center Bulls, Joakim Noah, menyadari betapa beratnya kehilangan Rose pada laga tersebut. “Rose bagian penting dari tim ini. Saya menyadari betapa Rose berjuang untuk bisa berada dalam lapangan,†katanya.
Rose absen karena harus menjalani operasi atas cedera cedera lutut kanan saat Bulls kalah dari Portland 95-98, Jumat lalu. Ia harus menjalani operasi, kemarin.
Sebelumnya, pada musim lalu dia terpaksa absen karena mengalami cedera lutut kiri. Rose yang pernah menjadi MVP NBA, dikhawatirkan tidak akan memperkuat klubnya hingga akhir musim.
Bobcats Kembali Ke Nama HornetsPemilik Charlotte Bobcats Michael Jordan mengatakan, klub miliknya akan kembali menggunakan warna ungu dan teal sebagai warna utama saat mereka kembali menggunakan nama Hornets pada musim depan.
Warna itu adalah warna yang sama saat Hornets bermarkas di Charlotte pada 1998 hingga 2002 sebelum klub itu hijrah ke New Orleans. Kombinasi warna itu akan diberi aksen sekunder hitam, abu-abu, dan biru muda.
Nama Hornets menjadi lowong saat New Orleans memutuskan menggunakan nama Pelicans pada musim ini.
Jordan dalam keterangan resmi yang dirilis pada Minggu lalu mengatakan, “Penting bagi kami mengakui warisan dari Charlotte Hornets dengan membawa nama ini kembali. Warna ungu dan teal akan langsung dikenali dan diasosiasikan dengan Hornets yang asli,†tuturnya di
Reuters.
Mulai kemarin, dimulai kampanye selama tiga pekan kedepan untuk mempromosikan kembalinya warga ungu dan teal kembali ke Charlotte itu. ***