Berita

LKB Minta Pemasangan Ornamen Betawi Diperluas

MINGGU, 24 NOVEMBER 2013 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Kebijakan pemasangan ornamen betawi di seluruh perkantoran dan ruang publik lain di Jakarta perlu diperluas. Sebab, selain menjadi pembelajaran bagi generasi muda, kebijakan itu juga mampu mengangkat kebudayaan Betawi di tengah-tengah masyarakat ibukota.

Pendiri Lembaga Kebudayaan Betawi, Efendi Yusuf menjelaskan, kebijakan pemasangan ornamen betawi di perkantoran itu sangat membantu mengangkat kebudayaan betawi. Untuk itu, kata Efendi, pihaknya mendorong agar kebijakan itu diterapkan di seluruh ruang publik di DKI, baik pemerintah maupun swasta.

"Ini pelestarian kreasi budaya dan harapan kita ini bisa terus dipelihara oleh generasi berikutnya. Kita mendukung kebijakan ini sepenuhnya," tegas Efendi, Minggu (24/11).


Menurut dia, ornamen-ornamen Betawi yang menjadi konsen Pemprov DKI seharusnya bisa diterapkan di lingkungan swasta yang ada di Jakarta. Sebab saat ini, pemakaian ornamen-ornamen betawi tersebut baru terlihat diterapkan di lingkungan pemerintah, seperti pakaian dan ornamen bangunan gedung pemerintah.

"Memang belum merata makanya perlu sosialisasi sehingga masyarakat Jakarta bisa mencintai dan mengenal budaya betawi," katanya.

Pihaknya berkeyakinan, kebijakan ini dapat berhasil diterapkan di Jakarta. Hanya memang harus terus disosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat. Seluruh komponen di Jakarta, menurutnya, harus mengambil peran agar kebijakan itu dapat diterapkan di semua komponen masyarakat Jakarta.

"Saya berkeyakinan kebijakan ini  bisa berjalan, kemauan politiknya Pemprov juga sudah kelihatan, terbukti sudah menjadi kewajiban PNS pada hari Jumat untuk menggunakan pakaian Betawi," pungkasnya.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya