Berita

tb hasanuddin/net

Merasa Direndahkan, Komisi I Bawa ke Jalur Hukum Penyebar SMS

SELASA, 19 NOVEMBER 2013 | 13:13 WIB | LAPORAN:

Merasa tercoreng, Komisi I DPR akan bawa ke ranah hukum terkait penyebar pesan singkat atau SMS ada kongkalikong Komisi I dengan pihak TVRI.

"Kita akan cari siapa penyebar SMS itu. Ini sudah merendahkan Komisi I," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin di Kompleks, Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

Sepengetahuannya, tidak pernah ada praktik suap terkait upaya mengubah keputusan Komisi I yang merekomendasikan Dewan Pengawas TVRI untuk memecat Direksi TVRI seperti yang ramai diberitakan.


"Kita akan bawa ini ke ranah hukum, karena kita tidak pernah menerima uang itu," terang politisi PDI Perjuangan itu.

Meski demikian, TB meminta, kapada nama-nama yang disebut-sebut di SMS itu, harus menjelaskan dan mengklarifikasi bagaimman cerita sebenarnya.

Sebuah pesan singkat berisi tentang praktik suap di Komisi tersebar, hari ini (Senin, 18/11). Praktik suap yang dimaksud dalam pesan itu terkait upaya mengubah keputusan Komisi I yang merekomendasikan Dewan Pengawas TVRI untuk memecat Direksi TVRI. Nama-nama yang disebut dalam pesan singkat itu adalah Tantowi Yahya (Golkar), Hayono Isman (Demokrat), dan Evita Nursanty (PDIP). Jumlah uang yang diberikan senilai Rp 3 miliar, yang berasal dari mantan Direktur Program dan Berita TVRI Irwan Hendarmin. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya