Berita

hayono isman/net

Hayono Isman Tak Mau Gandeng Lembaga Survei

RABU, 06 NOVEMBER 2013 | 21:52 WIB

Peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat Hayono Isman menilai, Joko Widodo, belum layak masuk dalam hitungan kandidat capres karena belum dicalonkan oleh PDI Perjuangan ataupun partai lainnya. Namun, Hayono siap bersaing dengan siapa pun termasuk dengan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

“Saya minta maaf tidak menangapi soal Jokowi. Capres 2014 ada yang pasti dan ada yang belum pasti. Kita bicara yang pasti aja dulu, Yang saya tahu diusung capres itu Pak Prabowo, Wiranto, Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa,” kata Hayono.

Hayono mengatakan itu terkait pertanyaan elektabilitas mereka yang lebih rendah dibanding elektabilitas Jokowi, dalam jumpa pers bersama Komite Konvensi, usai mengikuti talk show  di lantai 11 Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta petang tadi (Rabu, 6/11). Selain Hayono hadir dua peserta konvensi lainnya, Endriartono Sutarto dan Dino Patti Djalal.


Untuk meningkatkan elektabilitasnya, Hayono akan terus melakukan berkampanye di seluruh Indonesia. “Saya akan terus berkampanye di luar. Tapi untuk diinternal partai, saya tidak akan lakukan," tekan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Dia menyatakan, Komite Konvensi akan menunjuk tiga lembaga survei untuk melakukan jajak pendapat terhadap 11 peserta konvensi. Namun, Hayono tidak mengetahui tiga lembaga survei itu. “Kita belum diberitahu tiga lembaga survei yang ditunjuk komite. Tapi pada saatnya nanti, peserta konvensi harus tahu bagaimana mekanisme survei termasuk lembaga surveinya,” katanya.

Namun, dia juga enggan melakukan survei tersendiri demi mendongkrak citranya. “Untuk hemat biaya, saya akan lihat laporan survei yang sudah ada,” demikian anggota Komisi I DPR yang pernah menjadi Menpora ini. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya