ilustrasi/net
ilustrasi/net
BERITA tentang penyadapan oleh Amerika Serikat dan Australia tidak terlalu mengagetkan. Secara guyon saya pernah katakan, Indonesia tidak usah disadap karena para pemimpinnya sendiri yang melapor rutin ke AS atau negara tuan manapun.
Lebih kurang dua tahun yang lalu saya membaca dari dokumen yang dibuka Wikileaks bahwa di Indonesia ada lebih kurang 17.000 anak muda cerdas tersebar dari Aceh sampai Papua, tersebar di berbagai instansi/profesi, bekerja untuk kepentingan asing. Saat membacanya saya setengah percaya setengah tidak. Apalagi jumlah tersebut dinyatakan sebagai agen untuk sebuah negara.
Mungkin bila bekerja untuk kepentingan Eropa Barat, Asia Timur Timur dan Timur Tengah bisa jadi memang sejumlah itu. Namun ternyata jumlah itu hanya untuk sebuah negara. Karena itu berita penyadapan tidak menarik perhatian. Sudah jadi hal biasa saja di negeri yang telanjang bulat ini.
Populer
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28
Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55
Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36