Berita

Gerindra: Anggaran Desa Bisa Lahirkan Ribuan Tokoh Inspiratif Seperti Eko Mulyadi

RABU, 30 OKTOBER 2013 | 14:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam segala keterbatasan selalu ada jalan keluar untuk orang-orang yang berjuang. Hal itulah yang tepat menggambarkan sosok Eko Mulyadi, seorang pemuda penggerak ekonomi di desanya. Eko memberdayakan warga penyandang tunagrahita di desa Karang Patihan, Ponorogo, Jawa Timur untuk hidup mandiri. Konsep pemberdayaan tuna grahita yang dilakukan oleh Eko adalah dengan membuatkan kolam budidaya ikan lele di setiap rumah warga penyandang tunagrahita.

Berkat perjuangannya, Eko mampu memberdayakan sekitar 98 penderita tunagrahita yang ada di desanya dengan mengajarkan hidup mandiri. Para penyandang tunagrahita tersebut dapat menghidupi diri sendiri.

Kepala Bidang Kominfo Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ondy A. Saputra mengatakan bahwa Eko Mulyadi adalah sosok pejuang yang sebenarnya. Apa yang dilakukan oleh Eko Mulyadi membuktikan bahwa perjuangan dapat dilakukan dari hal yang paling kecil, dimulai dari hal yang paling dekat yaitu desa sendiri. Perjuangan Eko Mulyadi dalam upaya memberdayakan warga yang memiliki keterbatasan patut diapresiasi setinggi-tingginya.


Ondy menegaskan, dalam keterangan persnya (Rabu, 30/10), Gerindra selalu mendukung tokoh-tokoh inspiratif seperti Eko Mulyadi. Apa yang diperjuangkan Eko Mulyadi memiliki sinergisitas dengan perjuangan Gerindra yaitu pembangunan yang dimulai dari desa.

Salah satu program dari Gerindra apabila diberikan kepercayaan oleh rakyat untuk memenangkan pemilu adalah program Rp. 1 milyar per desa di seluruh Indonesia per tahun. Dengan program ini kepala desa dan masyarakat dapat menentukan dan melaksanakan pembangunan di desa masing-masing.

“Eko Mulyadi dengan segala keterbatasan dan tantangan yang dihadapinya dapat melakukan tindakan nyata untuk memajukan masyarakat di desanya. Bayangkan jika perjuangan yang dilakukan oleh Eko ditunjang oleh bantuan dana secara langsung. Berapa banyak desa dan masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Program Rp. 1 milyar per desa ini dapat melahirkan ribuan 'Eko Mulyadi' baru,” tutup Ondy. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya