Berita

Jusuf Rizal Desak KPK Telusuri Dugaan Keterlibatan Sudi Silalahi dalam Proyek Hambalang

SABTU, 26 OKTOBER 2013 | 22:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera menelusuri dugaan keterlibatan Mensesneg, Sudi Silalahi dan menantunya dalam berbagai kasus penyalahgunaan wewenang pada proyek Hambalang dan E-KTP seperti disampaikan mantan Bendahara Partai Demokrat (PD), M. Nazarudin.

"Jika memang Sudi Silalahi dan mantunya ikut terlibat dalam kasus mega korupsi itu, LIRA tentu ikut mendorong agar KPK bisa bertindak tanpa pandang bulu. Namun jika tidak ditemukan keterlibatan, segera diluruskan agar tidak menjadi fitnah," tegas Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), HM. Jusuf Rizal (Sabtu, 26/10).

Jusuf Rizal merupakan mantan Direktur Blora Center- Tim Relawan yang dibentuk bersama Sudi Silalahi pada tahun 2004 untuk membantu pemenangan pasangan SBY-JK. Sementara pada Pilpres 2009, Jusuf Rizal membentuk Presiden Center membantu pasangan SBY-Boediono. Meski menjadi tim sukses, Jusuf Rizal tidak menduduki jabatan apapun di pemerintahan.  Ia memilih di luar dan Sudi Silalahi menjadi Seskab sebelum menjadi Mensesneg.


Lebih jauh menurut Jusuf Rizal, apa pun yang disampaikan Nazarudin harus dapat dijadikan pintu masuk untuk menelusuri lebih jauh keterlibatan Sudi, apalagi dalam keterangan tersebut disinggung adanya aliran dana yang diterima mantunya.

"Sudi boleh saja melakukan bantahan. Tapi menurut saya, jika Nazarudin tidak memiliki data dan informasi yang akurat, buat apa Nazarudin harus membawa nama Sudi Silalahi. Tidak ada asap jika tidak ada api. Namun KPK tetap harus berpegangan pada azas praduga tidak bersalah," ungkap Jusuf Rizal.

Selama ini, LIRA memang memperoleh informasi dan rumor keterlibatan keluarga Sudi Silalahi dalam berbagai proyek di pemerintahan, baik keterlibatan menantu maupun putranya. Tapi baru sebatas informasi atau isu tanpa disertai bukti otentik.

"Jika memang Nazarudin bisa membuktikannya atau punya data dibeberkan saja agar semua jadi jelas. Dengan demikian tidak dijadikan komsumsi politik yang tidak jelas faktanya," papa Jusuf Rizal sambil membantah jika selama ini LIRA memperoleh bantuan dana dari Sudi Silalahi dan menyebutkan tidak ada sepeserpun. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya