Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Jamsostek: Silahkan Demo, Tapi Seleksi Jalan Terus

SELASA, 22 OKTOBER 2013 | 21:20 WIB | LAPORAN:

PT Jamsostek (Persero) mempersilakan para pekerja outsourcing melaku aksi demo untuk mengekspresikan aspirasinya, tetapi BUMN itu konsisten dengan amanat Perjanjian Kerja Bersama bahwa seseorang bisa diangkat sebagai pegawai tetap setelah melalui proses seleksi.

Kepala Biro SDM PT Jamsostek Abdul Latief di ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (22/10) mengatakan, pihaknya tidak mungkin melanggar prinsip-prinsip yang sudah disepakati oleh Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang disusun bersama serikat pekerja. Dalam PKB tersebut dinyatakan setiap calon pegawai harus melalui proses seleksi yang dilaksanakan oleh tim independen.
 
"Kita tidak mungkin menerima pegawai tetap tanpa proses seleksi karena itu tidak GCG (tata kelola perusahaan yang baik)," kata Latief.


Meski demikian, pihak manajemen mengupayakan agar 1.055 pegawai alih daya (outsourcing) bisa mengikuti proses seleksi dengan menurunkan persyaratan seperti persyaratan usia 27 tahun menjadi 45 tahun sementara pendidikan seharusnya menjadi S-1 menjadi D-3.

"Kita tidak mungkin menerima calon pegawai dengan pendidikan SMA karena itu amanat dari PKB juga," kata Latief.

Dia menjelaskan pada tahap pertama sudah diseleksi sekitar 600 pegawai alih daya dan hasil seleksi menunjukkan bahwa sepertiga atau sekitar 200 yang lulus, sedangkan sisanya tidak lulus meski angka persyaratan lulus sudah diturunkan dengan mempertimbangkan pengabdian mereka selama ini.

Kini sudah dilakukan proses seleksi kedua yang diikuti sekitar 250 pegawai alih daya dan diperkirakan sekitar 100-an yang lulus.

Pegawai yang tidak memenuhi syarat pendidikan, usia dan tidak lulus maka mendapat pesangon sesuai dengan peraturan perundangan. "Kita tawarkan pesangon yang lebih baik," terangnya.

Dia juga menjelaskan bahwa saat ini sudah sekitar 70 persen pegawai alih daya yang tidak memenuhi syarat dan tidak lulus menyatakan akan menerima tawaran pesangon tersebut, sementara sebagian lainnya sudah menerima pesangon.

Latief juga menjelaskan bahwa pegawai alih daya itu selama ini bergabung dengan PT Jamsostek tanpa melalui proses seleksi. Mereka diterima karena sebagian besar bergabung untuk memenuhi kebutuhan kantor cabang pada pegawai pendukung di sejumlah bidang.

"Kini kita menuntaskannya agar tidak menjadi masalah terus di kemudian hari," katanya.

Hari ini sejumlah aktivis serikat pekerja melakukan aksi demo di depan Kantor PT Jamsostek mempermasalahkan perekrutan pegawai alih daya di BUMN itu. [fer]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya