Berita

Pertahanan

Ini Alasan Mabes TNI AU Pindahkan Koptu Rio ke Jakarta

SENIN, 14 OKTOBER 2013 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Markas Besar (Mabes) TNI AU akan menangani kasus penembakan yang dilakukan oleh anggotanya yang menewaskan satu orang warga sipil dan dua lainnya terluka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama (Marsma) SB Supriyadi, menyatakan bahwa kasus Kopral Satu (Koptu) Rio Budi Wijaya akan ditarik ke Markas Pusat Polisi Militer TNI AU.

"Rencananya, kasus ini akan ditarik ke Mabes. Nanti ditangani langsung POM AU Pusat karena mendapat perhatian publik," ujar Marsma SB Supriyadi saat dihubungi para wartawan, Senin (14/10).


Supriyadi menerangkan, ada beberapa pertimbangan yang mendesak perkara ini ditangani Markas Besar. Hanya untuk sementara waktu, sambung dia, Koptu Rio meringkuk di ruang tahanan POM AU Lanud Husein Satranegara, Kota Bandung.

"Di wilayah itu ruang tahanannya kurang memadai. Kalau di pusat (Mabes AU) itu ada kamar tahanan khusus. Jadi nanti diproses di pusat untuk menyidiknya. Selain itu, soal proyektil dan selongsong yang menjadi barang bukti akan diperiksa juga di pusat," tuturnya.

"Kami mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Bisa saja teman-teman korban di Bandung menyerang. Maka kami putuskan dia (Rio) dibawa ke Jakarta dalam waktu dekat ini," ungkap Supriyadi.

Rencananya, pihak POM TNI AU Lanud Husein Sastranegara, akan membawa Koptu Rio ke Jakarta pada hari Rabu lusa.

"Setelah hari raya Idul Adha besok akan kita bawa ke Jakarta, untuk dipindahkan penahanannya," pungkasnya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya