Berita

Akil Mochtar

On The Spot

Pake Pelat Nomor Sementara, Jok Masih Terbungkus Plastik

Ngintip Mobil Akil Mochtar Yang Disita KPK
KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | 09:40 WIB

Mercedes-Benz S 350 hitam B 1176 SAI diparkir di belakang gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan. Di sebelahnya. nangkring Audi Q5 B 234 KIL dengan warna sama.

Dari pelat nomor Audi jenis sport utility vehicle (SUV) itu, bisa diketahui siapa pemilik kendaraan roda empat itu. Empunya bernama Akil.

Mobil buatan Jerman ini adalah milik Akil Mochtar. Mercy buatan negara sama yang diparkir di sebelahnya juga diduga milik ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Selasa malam lalu, penyidik KPK mendatangi rumah Akil di kompleks Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan. Dari rumah itu, penyidik memboyong tiga mobil mewah.

Selasa malam lalu, penyidik KPK mendatangi rumah Akil di kompleks Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan. Dari rumah itu, penyidik memboyong tiga mobil mewah.

Selain Mercy dan Audi, mobil lain yang dibawa yakni Toyota Crown Athlete hitam B 1614 SCZ. Oleh KPK, ketiga kendaraan roda itu kemudian ditetapkan sebagai barang sitaan.

Dari pelat nomor ini pula bisa diketahui bahwa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Mercy dikeluarkan Mei lalu. Sedangkan Audi dikeluarkan November 2011.

Siang kemarin, Mercy dan Audi yang diparkir di belakang gedung KPK dibiarkan terjemur. Body mobil yang mulus berkilauan terkena sinar matahari
“Yang dua ditaruh di situ. Yang satu lagi ditaruh di bawah pohon,” tunjuk Saifulloh, petugas keamanan KPK. Ia bertugas menjaga pos di pintu belakang.

Di bawah pohon yang ditunjuk Saifulloh terlihat ada sebuah sedan. Mobil ini tampak mencolok di antara mobil-mobil yang di parkir di halaman samping kanan gedung.

Merek, warna, dan pelat nomor mobil ini mirip seperti yang dikabarkan disita dari Akil.
“Memang ditaruh di situ karena sudah tidak muat lagi di tempat lain. Mobil karyawan KPK saja sekarang banyak yang parkir di luar,” kata Saifulloh.

Sama seperti dua mobil lainnya, sedan kelas premium ini juga tak diberi penutup. Hanya rindangnya pohon yang menaungi mobil ini sengatan sinar matahari. Tak terlihat ada penjagaan khusus atas mobil sitaan ini.

Kondisinya Toyota Crown Athlete ini terlihat anyar. Mengintip dari kaca-kacanya, terlihat jok dan interior di dalam mobil masih terbungkus plastik.

Mobil ini masih menggunakan pelat nomor sementara. Pelat nomor ini habis masa berlakunya Oktober ini. Biasanya, Kepolisian mengeluarkan pelat nomor sementara untuk mobil baru yang STNK-nya masih diproses.

Penerbitan pelat nomor sementara ini juga disertai dengan surat keterangan bahwa STNK mobil sedang dibuat. Surat keterangan dan pelat nomor sementara hanya berlaku sebulan. Dari batas masa berlaku yang tercantum di pelat nomor itu bisa diketahui bahwa mobil ini keluar dari showroom pada September lalu.

Saifulloh mengatakan, selain menjaga gerbang belakang, dirinya diberi tugas menjaga mobil-mobil sitaan. Beban tugasnya lebih ringan setelah mobil-mobil sitaan dipindahkan
“Mobil-mobil sitaan sebelum sudah tidak ada di sini. Sudah di-over ke Cipinang.

Hanya ada ini (mobil Akil) karena baru disita semalam (Selasa mala-red),” ujarnya.
Selama ini, KPK biasa menitipkan mobil sitaan ke Rumah Penitipan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Cipinang, Jakarta Timur. Beberapa bus yang disita dari bekas Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Djoko Susilo dititipkan di sini.

Sementara belasan mobil yang disita dari bekas presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luhtfi Hasan Ishaaq dan teman dekatnya, Ahmad Fathanah, dititipkan di Rupbasan Tangerang.

Saifulloh dan temannya tak diberi tanggung jawab untuk merawat mobil-mobil sitaan. Menurut dia, tugas ditangani petugas lain. “Paling hanya dibersihkan,” ungkapnya.

Kepala Humas KPK Johan Budi SP mengatakan, pihaknya akan terus menelusuri aset-aset milik Akil Mochtar. Penelusuran aset ini dilakukan untuk mencari tahu apakah aset itu ada hubungan dengan kasus korupsi yang disangka kepadanya.

Jika dianggap ada hubungan dengan kasus yang tengah diusut, lanjut dia, aset itu akan disita. “Setelah proses penetapan tersangka, langkah KPK adalah menelusuri aset. Ini dilakukan kepada semua tersangka. Tidak hanya di kasus (Akil) ini saja,” tandas Johan.

Penyitaan ini juga dilakukan untuk antisipasi jika di pengadilan kelak terdakwa divonis denda dan membayar uang pengganti kerugiaan negara akibat korupsi yang dilakukannya. Aset-aset yang disita ini akan dilelang. Hasil pelelangan untuk menutupi kerugian negara itu.

Ini Harga Mobil Mewah Di Rumah Pancoran

Berapa harga tiga mobil mewah yang disita dari rumah pribadi Akil Mochtar di Pancoran, Jakarta Selatan? Penelusuran Rakyat Merdeka di sejumlah situs yang menjual mobil-mobil mewah, harga Mercedes Benz tipe C 350 dibanderol sekitar Rp 2 miliar.

Audi Q5 harganya berkisar Rp 900 juta hingga Rp 1,1 miliar, tergantung akserorisnya. Sementara Toyota Crown New Athlete --yang merupakan generasi ke-14 sedan yang memulai debutnya sejak 1955-- dijual dengan harga Rp 1,35 miliar.

Ketiga mobil ini tak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Akil Mochtar. Bekas politisi Partai Golkar itu terakhir kali melaporkan hartanya ke KPK pada 2011.

Dalam laporan itu tertera mobil yang dimilikinya, yakni Toyota Fortuner yang dibeli 2009 seharga Rp 402.800.000. Saat menjadi masih duduk sebagai anggota DPR, Akil melaporkan memiliki mobil Honda CRV.

Mobil jenis SUV ini dibeli tahun 2006. Harga kendaraan ini Rp 157,4 juta. Aset ini tak dicantumkan lagi dalam laporan tahun 2011 lantaran sudah dijual.

Seorang pejabat yang termasuk kategori penyelenggara negara diwajibkan melaporkan kekayaan ke KPK. Pelaporan dilakukan ketika dia baru diangkat sebagai pejabat dan setelah tak lagi menjabat.

Dari sini bisa diketahui pertambahan hartanya selama menjabat. Ada juga pejabat yang melaporkan hartanya berkurang selama menjabat.

Saat ditangkap KPK, Akil Mochtar masih menjabat sebagai ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Jabatannya ketua disandangnya mulai 2013 dan berakhir pada 2016.

Mungkin saja, Akil belum melaporkan ketiga mobil itu ke KPK karena masa jabatannya --sebagai ketua MK maupun hakim konstitusi-- belum berakhir.

Dari pelat nomornya, STNK Mercy C 350 diterbitkan pada Mei 2013. Toyota Crown Athlete masih menggunakan pelat nomor pinjaman karena STNK masih diproses. Sedangkan STNK Audi diterbitkan pada 2011.

Penelusuran KPK, Mercedes Benz S 350 bernomor B 1176 SAI yang disita dari rumah Akil, ternyata mengatasnamakan Daryono, sopirnya.

Lantaran bukan atas namanya, Akil tak harus mencantumkan aset mobil dalam laporan kekayaan setelah masa jabatannya di MK berakhir.

KPK Sita Uang Rp 9 M

Selain menyita tiga mobil mewah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga membeslah surat berharga dari rumah pribadi Akil Mochtar di Kompleks Liga Mas, Pancoran, Jakarta Selatan. Nilainya diperkirakan lebih Rp 2 miliar.

Informasi ini dirilis Kepala Humas KPK Johan Budi SP. Penggeledahan rumah pribadi Akil dilakukan penyidik pada Selasa malam. Namun, Johan tak  sendiri tak merincikan jenis surat berharga yang disita KPK itu.

Penyitaan surat berharga ini menambah panjang daftar barang yang diamankan KPK dalam kasus suap Akil Mochtar. Saat operasi tangkap tangan di rumah dinas Akil di kompleks pejabat negara Widya Chandra Rabu pekan lalu, KPK menyita uang sekitar Rp 2,8 miliar. Uang itu dalam bentuk valuta asing 284.050 dolar Singapura dan 22 ribu dolar AS.

Uang ini diduga ada kaitan dengan gugatan sengketa hasil pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang ditangani MK.

Hari itu juga KPK mengamankan uang Rp 1 miliar yang disimpan dalam tas olahraga di rumah orangtua Susi Tur Andayani di Tebet, Jakarta Selatan. Uang itu dalam pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Uang ini diduga berhubungan dengan gugatan sengketa hasil pilkada Lebak, Banten.

Susi menerima uang ini dari F di Apartemen Aston. Uang berasal dari Tubagus Chairy Wardana. Pria yang biasa disapa Wawan itu adalah adik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.

Kamis esok harinya, KPK menggeledah rumah dinas Akil dan ruang kerjanya di MK. Di rumah dinas ditemukan uang Rp 2,7 miliar. Uang itu disimpan di dalam dua tas.

Sementara dari ruang kerjanya ditemukan uang Rp 500 juta yang ditaruh di dalam dua koper.

Dengan disitanya surat berharga di rumah Akil, KPK telah mengamankan uang Rp 9 miliar. Nilai barang sitaan akan makin membengkak jika ditambah tiga mobil mewah yang diboyong dari rumah Akil. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Wali Kota Agustina Instruksikan Perbaikan Jalan Rusak Akibat Tonase Berlebih

Kamis, 28 Mei 2026 | 20:08

Dua Pelaku Curanmor Modus Mengaku Paranormal Ditangkap

Kamis, 28 Mei 2026 | 19:39

Daftar Tanggal Merah Juni 2026 Lengkap, Catat Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14

Cek NIK KTP Penerima Bansos PKH BPNT Mei 2026

Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14

Anies-Mahfud MD, Pasangan Terbaik Pilpres 2029

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53

Fenomena Langka Blue Moon Muncul 31 Mei 2026, Catat Jamnya di Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:27

MBG Pasti Meroket jika Tanpa Copet

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:25

Warga Kayumanis Bogor Semringah Terima Sapi Bantuan Presiden

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:19

11 Orang Terjaring Operasi Cipkon di Jakpus

Kamis, 28 Mei 2026 | 18:05

5 Cara Menyimpan Daging Kurban di Chiller dan Freezer agar Awet Berbulan-bulan

Kamis, 28 Mei 2026 | 17:47

Selengkapnya