Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Duit Konsumen Dibawa Kabur Sales, KIA Bekasi Lepas Tangan

JUMAT, 04 OKTOBER 2013 | 16:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

KIA Indonesia cabang Bekasi ogah mengembalikan uang muka Rp 40 juta milik konsumen padahal jelas-jelas KIA tidak mampu menyediakan mobil pesanan sesuai yang ditransaksikan.

Legal Officer KIA Indonesia Irwan Eka mengemukakan alasan pihaknya belum mau mengembalikan duit Carolina Naibaho, warga Cisanggiri, Graha Asri, Cikarang Timur, Bekasi lantaran uang muka yang dibayarkan konsumen ke Sales Officer KIA tidak pernah diilaporkan ke kantor.

"Jadi hubungan hukum kami dengan konsumen belum ada. Hubungan yang ada baru sebatas antara Budi (Sales Officer KIA) dengan konsumen," kata Irwan dalam sidang BPSK, di Jakarta, kemarin.


Parahnya, KIA menilai kwitansi yang diterima Carolina yang jelas-jelas berstempel KIA tidak sah alias palsu.

"Setelah kami cek ternyata palsu," katanya.

Atas pernyataan KIA itu, Ketua BPSK Parulian Tambunan berang. Parulian mengingatkan, mesti jumlahnya bukan Rp 40 jut namun KIA Bekasi telah menerima 1 juta dari uang konsumen sebagai bukti jadi transaksi antara pihak KIA dengan konsumen.

"Jadi jangan melebar kemana-mana," kata Parulian mengingatkan.

Tak hanya itu, Parulian juga menilai keterangan KIA bahwa kwitansi yang diterima konsumen palsu janggal lantaran kwitansi itu jelas-jelas dikeluarkan oleh Sales Supervisor, KIA Bekasi.

"Jadi kalau ada pemalsuan itu oknum, urusan antara KIA dengan pegawai anda," tambah Parulian. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya