Berita

Nusantara

Jokowi Respon Kabar Disantet Biar Tak Nyapres

SENIN, 30 SEPTEMBER 2013 | 14:59 WIB | LAPORAN:

Seorang pengusaha asal Sumatera rela merogoh kocek hingga Rp 500 juta untuk menyantet Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

Tujuan penyantetan ini adalah untuk mencegah mantan walikota Solo ini maju dalam ajang pencapresan 2014 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi, demikian sapaan akrab Joko Widodo tak mau memikirkan.


"Tidak mikir," jawabnya singkat di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (30/9).

Aksi penyantetan tersebut justru dipertanyakan oleh Jokowi.

"Kok disantet kenapa?" tanyanya.

Jokowi mengaku tidak pernah bermasalah dengan pengusaha asal Sumatera yang hingga saat ini belum diketahui namanya.

"Pengusahanya tuh kenapa? Kok mau nyantet. Kok takut apa mau nyalonin," ujarnya lagi.

Rakyat Merdeka Online melansir dari majalah Misteri, mengungkap ternyata usaha untuk menyantet Jokowi ini sudah mulai marak dan dilakukan oleh berbagai pihak. Adalah Ustad Salim, seorang pakar santet di daerah Banten yang kabarnya memiliki istri 17 Jin mengaku pada pekan lalu mendapat order dari seseorang untuk menyantet Jokowi dengan uang muka Rp.100 juta, dan bilamana nanti Jokowi sudah berhasil dimusnahkan akan diberi pelunasan sebesar 400 juta.[wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya