Berita

Bisnis

Perombakan di AJB Bumiputera, OJK Diharap Patuhi Ketentuan

JUMAT, 27 SEPTEMBER 2013 | 10:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Badan perwakilan anggota (BPA) Bumiputera 1912 akan bersidang nanti siang untuk penggantikan Cholil Hasan yang mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengusulkan Madjdi Ali sebagai Direktur Utama Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 menggantikan Cholil Hasan.

Dalam rilis yang diterima wartawan, berdasarkan salinan surat OJK No. SR. 318/D.05/2013 tertanggal 14 September 2013, Madjdi Ali yang juga dirut lama perusahaan tersebut diusulkan bersama empat orang lainnya untuk mengisi kursi direksi AJB Bumiputera.

Keempat direksi itu adalah Sutikno untuk kursi Direktur Pemasaran, Prasetya M. Batra sebagai Direktur SDM dan Umum, Mohammad Irsyad sebagai Direktur Teknik dan Aktuaria, dan Brata Antakusuma sebagai Direktur Kepatuhan dan Pengawasan Internal.


Selain itu, OJK juga mengusulkan jajaran dewan komisaris, yaitu Binhadi sebagai Komisaris Utama, Mas Achmad Daniri, dan Rianto Ahmadi sebagai komisaris.

Dalam lembaran surat yang ditandatangani oleh Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK, Firdaus Djaelani, disebutkan bahwa usulan jajaran direksi dan komisaris itu sebagai tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya.

"Menindaklanjuti pertemuan antara OJK dan Badan Perwakilan Anggota AJB Bumiputera 1912 pada 13 September 2013, dengan ini kami sampaikan nama calon dewan komisaris dan direksi perusahaan untuk periode 2013-2016 yang diharapkan mulai bekerja 1 Oktober 3012," demikian tertulis surat tersebut.

OJK pun menyampaikan bahwa tak menutup kemungkinan komisaris yang berasal dari anggota BPA, tetapi dalam rangka menciptakan tata kelola yang baik, komisaris tersebut harus melepas jabatan sebagai anggota BPA. Firdaus Djaelani tak memberikan komentar saat meminta konfirmasi perihal surat tersebut.

Sementara, di beberapa media massa sebelumnya pengamat Lembaga Keuangan dan Perbankan, Tosman, menilai ada indikasi pelanggaran AD/ART dalam penggantian Direksi PT Bank Asuransi Jiwa Bumiputera. Hal tersebut menyusul adanya kabar jika Otoritas Jasa Keuangan telah mengajukan usulan beberapa nama calon direksi yang duduk di Bumiputera. Padahal, sebelumnya, OJK menyatakan tidak pernah mengajukan nama-nama tersebut.

Tosman mengatakan pergantian manajemen di tubuh AJB Bumiputera sah-sah saja dilakukan. Namun di dalam pelaksanaan pergantian direksi, OJK tetap harus mematuhi ketentuan dan tidak boleh melanggar AD/ART, termasuk AD/ART Bumiputera.

Menurutnya, jika dalam proses perubahan manajemen direksi ditemukan adanya pelanggaran AD/ART, maka pihak yang merasa dirugikan untuk mengambil langkah keberatan terhadap OJK. Misalnya, dengan meminta audit resmi apabila ada pihak yang bermasalah diajukan sebagai calon direksi. OJK menyatakan, pergantian direksi diperlukan untuk mendapatkan hasil tata kelola  perusahaan lebih baik dari perusahaan asuransi yang berumur 101 tahun itu. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya