Berita

Anis Matta/net

Hukum

Presiden PKS Ngelak Kasih Sertifikat Tanah Asli ke Fathanah

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013 | 13:11 WIB | LAPORAN:

Presiden Partai Keadilan Sosial (PKS), Anis Matta membantah terlibat urusan jual beli sebidang tanah di daerah Pondok Gede, Jawa Barat, serta transfer uang berjumlah miliaran rupiah dengan terdakwa Ahmad Fathanah.

"Itu tanah saya di Jatiwaringin masuk dalam daftar harta kekayaan saya yang saya laporkan ke KPK. Fathanah dan keluarganya sebenarnya ingin membeli tanah itu. Pas tawar menawar dia memberikan sertifikat itu katanya untuk ke bank," jelasnya sebelum bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (26/9).

Sertifikat tanah Pondok Gede itu ikut disita KPK saat Fathanah dicokok usai berduaan dengan Maharani Suciono di kamar Hotel Le Meridien, Jakarta beberapa waktu lalu. Tapi, Anis menampiknya.


"Itu bukan sertifikat yang dikasih, itu fotocopi," imbuhnya.

Sementara soal dirinya kerap menginformasikan tender proyek yang kemudian digarap Fathanah bersama Yudi Setiawan, Anis mengaku tidak tahu.

"Masalah itu saya tidak tahu sama sekali. Enggak pernah," imbuhnya.

Padahal, dalam rumusan dakwaan JPU KPK, Fathanah dan terpidana kasus korupsi pengadaan perlengkapan belajar-mengajar di Provinsi Kalimantan Selatan, Yudi Setiawan, disebut kerap menggarap proyek di Kementerian Pertanian. Bahkan, JPU menyebutkan, bocoran proses lelang proyek itu didapat Fathanah dari Anis Matta.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya