Berita

olly dondokambey/net

Hukum

KPK Cari Bukti Korupsi Hambalang di Rumah Olly Dondokambey

RABU, 25 SEPTEMBER 2013 | 13:17 WIB | LAPORAN:

Setelah tertunda kemarin, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih menggeledah kediaman Bendahara Umum (Bendum) PDI Perjuangan, Olly Dondokambey. Rumah yang digeledah beralamat di Jalan Reko Bawah, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Ketua KPK, Abraham Samad, menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan terkait penyidikan perkara korupsi pada proyek sport center Hambalang, Jawa Barat. Samad tak membantah, anak buah Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, itu berkaitan dengan perkara korupsi proyek bernilai Rp 2,5 trilliun tersebut.

"Paling tidak, ada upaya-upaya yang ingin diketahui penyidik KPK, untuk mendapatkan bukti dan dokumen," kata Samad di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Rabu (25/9).


Samad tidak membantah kalau disebut bahwa alasan penggeledahan rumah Olly karena ia menyimpan dokumen penting.

"Saya belum tahu persis. Kebetulan kemarin saya belum sempat tanya ke satgasnya," terangnya.

Soal kemungkinan Olly menjadi tersangka berikutnya dalam kasus ini, Samad pun tak mau membukanya.

"Orang yang digeledah tempatnya belum dipastikan sebagai tersangka," tegas Samad.

Nama Bendum PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, kerap disertakan dalam kesaksian beberapa kasus korupsi di DPR. Dia juga berstatus sebagai saksi dalam kasus korupsi Hambalang. Dia pernah diperiksa KPK beberapa waktu lalu.

Seusai diperiksa sebagai saksi beberapa waktu lalu, Olly membantah tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang mengatakan dia turun menerima uang hasil korupsi dari proyek Hambalang. Saat proyek Hambalang dibahas di DPR, Olly menjadi pimpinan Badan Anggaran DPR. [ald]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya