Berita

FOTO:NET

Hukum

Waka KPK: Penahanan Tersangka Hambalang Soal Waktu Saja

SELASA, 24 SEPTEMBER 2013 | 13:58 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berulang kali menyatakan akan memanggil bahkan menahan tiga tersangka Hambalang yaitu Andi Alifian Mallarangeng, Teuku Bagus Mokhamad Noor dan Anas Urbaningrum. Sebab, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah memberikan hasil perhitungan kerugian negara dari proyek Hambalang.

Terhitung kini sudah hampir sebulan sejak laporan audit Hambalang dari BPK diserahkan ke komisioner KPK.
 
Wakil Ketua KPK, Adnan Pandu Pradja saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya pribadi juga belum tahu kapan pemeriksaan itu dilakukan. Ia justru mengulas ketika awal-awal pihaknya menetapkan status ketiga elit parpol itu sebagai tersangka.


"Sebenarnya yang paling sulit adalah ketika menetapkan mereka sebagai tersangka. Itu momen yang paling sulit. Karena apa, begitu jadi tersangka kita enggak mungkin mundur," tutur Adnan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Selasa, 24/9).

Saat disinggung kembali kepastian para tersangka itu ditahan, Adnan lagi-lagi berdalih.

"Cuma soal waktu aja. Jadi setelah ditetapkan, ini soal teknis, tunggu saja," ucap dia tanpa merincinya.

Begitu pun ditanya lebih lanjut kendala teknis yang dimaksudnya itu, Adnan terkesan menghindar.

"Kan jelas ketika sudah menjadi tersangka dua alat bukti sudah ada. Sekarang tinggal dibulatkan, dihaluskan sehingga jalan ceritanya nyambung," katanya lagi.

Audit BPK membantu enggak Pak?


"Membantu, membantu. Ya tunggu aja tanggal mainnya," demikian Adnan.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya