Berita

johan budi/net

Hukum

KPK Bidik Tersangka Lain dalam Suap DPID

SENIN, 23 SEPTEMBER 2013 | 19:25 WIB | LAPORAN:

Kasus suap terkait alokasi anggaran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) belum berhenti hanya kepada penahanan tersangka Haris Andi Surahman.

"Saya kira belum ada kesimpulan kasus penahanan DPID berhenti di HS (Haris Surahman)," kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Senin, 23/9).

Sore tadi KPK melakukan upaya penahanan terhadap Haris Surahman. Anggota GEMA MKGR tersebut ditahan di Rutan Cipinang setelah ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK November 2013 lalu.


"Masih terbuka kemungkinan ada tersangka baru sepanjang ditemukan dua alat bukti untuk menyimpukan pihak-pihak lain terlibat. Ini masih dikembangkan," terang Johan Budi.

Soal siapa saja pihak-pihak yang berpotensi menjadi tersangka menyusul Haris, Johan masih tertutup. Yang pasti, menurut dia, arah pengembangan kasus ini menuju kepada pemberi dan penerima suap dalam kasus itu.

Haris yang juga mantan staf Anggota DPR, Halim Kalla itu diduga terlibat berperan sebagai perantara yang mempertemukan Fahd El Fouz yang dikenal sebagai pengusaha dengan anggota Badan Anggaran (Banggar) Wa Ode Nurhayati. Haris disebut-sebut merupakan penghubung pemberian suap menyangkut pelolosan tiga daerah penerima DPID. Hal ini mengemuka dalam dakwaan terdakwa Wa Ode Nurhayati. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya