Berita

Hukum

KPK Validasi Kepentingan Lain di Balik Bailout Century

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 19:49 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi anggap enteng pengakuan mantan Direktur Utama Bank Century, Robert Tantular, yang mengaku kaget terjadi peningkatan dana bailuot dari Rp 1triliun jadi Rp 6,7 triliun.

"Soal dia kaget itu haknya dia ngomong begitu," ujar Jurubicara KPK Johan Budi kepada wartawan di kantornya, Jakata, Jumat (20/9).

"Yang pasti apapun yang disampaikan oleh robert tantular, kalau itu berupa data maupun informasi baru tentu oleh kpk akan ditindaklanjuti," sambung dia.


Pengakuan tersebut sebelumnya disampaikan Robert melalui pengacaranya, Andi F Simangunsong.

Sesaat sebelum menemani Robert jalani pemeriksaan tadi siang, melalui pengacaranya, Andi Simangunsong, menyatakan bingung kenapa terjadi pelonjakan dana dari Rp 1 triliun menjadi Rp 6,7 triliun. Dia juga meminta KPK untuk melakukan penyelidikan terkait aliran dana bailout tersebut. Karena diduga adanya keterlibatan pihak-pihak lain yang secara sengaja mau mempergunakan dana bailout itu untuk kepentingan tertentu.

Menurut Johan Budi, tim penyidik pasti akan menindaklanjuti keterangan yang diberikan oleh Robert Tantular dengan cara memvalidasi keterangan tersebut. Karena tidak semua keterangan yang diberikan oleh saksi itu adalah benar atau salah. Namun seperti apa cara memvalidasi keterangan, Johan mengatakan hal itu hanya tim penyidik yang tahu. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya