Berita

mabes polri/net

Hukum

Polri Harus Ubah Orientasi Keuangan

MINGGU, 15 SEPTEMBER 2013 | 14:46 WIB | LAPORAN:

Sistem kelola pengeluaran dana kepolisian disarankan untuk diubah orientasinya. Sekarang ini, sebagian besar dana kepolisian dihabiskan untuk urusan gaji anggota daripada membeli alat perlengkapan keamanan.

"Seharusnya, polisi itu bukan menambah personil setiap tahun, tapi membeli peralatan canggih untuk pengamanan polisi dan masyarakat," ujar pengamat keuangan negara Uchok Sky Khadafi saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Minggu (15/9).

Akibat minimnya perlengkapan itu kata dia, kepolisian kesulitan mengatasi masalah keamanan apalagi meningkatkan sistem keamanan. "Karena personil banyak, kapasitas minim dan peralatan juga nggak punya," sambung Uchok.


Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), itu berharap, kedepannya pihak kepolisian lebih mengutamakan kapasitas dan kelengkapan peralatan ketimbang kuantitas anggotanya. Hal itu sangat penting dalam menghadapi gangguan baik terhadap masyarakat maupun pihak kepolisian sendiri.

Saat ini, dana anggaran untuk pihak kepolisian tahun 2014 masih sedang dibahas di DPR. Pihak kepolisian meminta dana Rp 41 triliun dengan ketentuan Rp 29,2 triliun untuk gaji pegawai, Rp 9,7 triliun belanja barang dan Rp 2,5 triliun belanja modal. Namun, pihak kepolisian masih meminta untuk ditambah anggarannya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya