Berita

Hukum

CENTURYGATE

Robert Tantular: Sudah Ada Temuan Baru KPK

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 18:59 WIB | LAPORAN:

Robert Tantular kembali diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan terhadap mantan bos Bank Century ini seperti diketahui untuk kesekian kalinya.

Rupanya melalui Robert, KPK tengah mendalami dugaan penyelewengan dana talangan (bailout) senilai Rp 6,7 T yang mengalir ke Bank Century.

"Hari ini lebih pendalaman, sudah ada penemuan baru, diduga ada penyalahgunaan dana bailout yang Rp 6,7 trilliun itu," kata dia di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/9) petang.


Kendati begitu, Robert tak mau menceritakan lebih lanjut perihal siapa oknum atau lembaga yang dicurigai oleh penyidik melakukan penyalahgunaan dana bailout bank Century. Dia berdalih hal itu sudah di luar kewenangannya.

"Silakan tanya ke penyidik. Nanti minggu depan (pemeriksaan) dilanjutkan lagi," demikian Robert.

Meski telah diusut sejak tahun 2010, KPK baru menetapkan Deputi V Bidang Pengawasan Bank Indonesia Budi Mulya sebagai tersangka mega skandal Bank Century. Budi disebut-sebut sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab atas pengucuran dana bailout Century senilai Rap 6,7 triliun.

KPK sendiri menemukan beberapa kejanggalan dalam proses pemberian dana talangan kepada Bank Century di antaranya menyangkut merger dan akuisisi Bank Danpac, Bank CIC, dan Bank Pikko menjadi Bank Century. Kemudian terkait pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek (FPJP), termasuk penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik dan penanganannya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sebelumnya sejumlah nama besar diperiksa oleh KPK terkait Bank Century. Di antaranya adalah Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany dan Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya