Berita

Bisnis

Jadi BPJS Ketenagakerjaan, Jamsostek Pacu Kepesertaan 15 Juta Pekerja

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 20:58 WIB | LAPORAN:


Direktur Utama PT Jamsostek, Elvyn G Masassya, menyatakan jajarannya akan menjadikan capaian PT Jamsostek sebagai jembatan dan landasan kerja bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

"Kami ingin pekerja dan masyarakat mengenang PT Jamsostek sudah mempersiapkan jembatan dan fondasi kuat bagi pelaksanaan Sistem Jaminan Sosial Nasional yang dilaksanakan oleh BPJS Ketenagakerjaan," kata Elvyn seusai menutup rakernas PT Jamsostek di Batam, Jumat (6/9).

Rakernas terakhir PT Jamsostek itu bertemakan "Memperkuat Eksistensi BPJS Ketenagakerjaan Melalui Pertumbuhan Agresif, Harmonisasi Manfaat dan Pelayanan Prima" yang dihadiri semua kepala kantor cabang, kepala kantor wilayah dan pejabat eselon satu di pusat pada 4-6 September 2013.

Rakernas terakhir PT Jamsostek itu bertemakan "Memperkuat Eksistensi BPJS Ketenagakerjaan Melalui Pertumbuhan Agresif, Harmonisasi Manfaat dan Pelayanan Prima" yang dihadiri semua kepala kantor cabang, kepala kantor wilayah dan pejabat eselon satu di pusat pada 4-6 September 2013.

PT Jamsostek didirikan pada tahun 1978 dengan nama PT Asuransi Tenaga Kerja (Astek). Mulai 1 Januari 2014 akan berubah menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan 1 Juli 2015 diamanatkan melaksanakan empat program utama, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun. Hingga Juli 2013 tercatat 11,7 juta pekerja yang menjadi peserta aktif dengan total aset Rp 148,4 triliun dan dana yang diinvestasikan Rp 143,2 triliun.

Jelang 2014, PT Jamsostek membuat enam pilar program 2014, pertama, peningkatan kepesertaan aktif menjadi 15,2 juta, kedua, dana kelola menjadi  Rp181 triliun, target dana investasi Rp15,9 triliun, tiga, manfaat pelayanan prima dengan mengoptimalkan manfaat inti dan tambahan.

"Manfaat tambahan tersebut antara lain, manfaat perumahan, layanan kesehatan dan kemudahan transport benefit," kata Elvyn.

Pilar keempat, komunikasi terintegrasi pada semua pemangku kepentingan, pemanfaatan media, termasuk sosial media untuk penyebaran informasi. Keempatnya akan diwujudkan sebelum 1 Juli 2015, sementara penggunaan kartu pintar multiguna kepesertaan jaminan sosial dan pengembangan sumber daya manusia dan penguatan tata kelola yang baik akan diwujudkan setelah 1 Juli 2015.  

Elvyn menjelaskan, kartu pintar adalah kartu kepesertaan yang bisa digunakan sebagai kartu diskon berbelanja sembako, transportasi darat dan laut dan fasilitas belanja lainnya.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya