Berita

abdullah rasyid/net

Politik

Abdullah Rasyid Serukan Rehabilitasi Danau Toba

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 13:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Danau Toba merupakan salah satu tempat  pariwisata andalan Indonesia, khususnya Sumatera Utara.  Dengan luas sekitar 372.681 hektar meliputi 259.721 hektar daratan dan 112.960 hektar perairan, keindahan Danau Toba meliputi tujuh Kabupaten yaitu Tapanuli Utara, Humbang Hasundatan, Toba, Samosir, Simalunggun, Karo, dan Dairi.

Ironisnya, keadaan Danau Toba sekarang sangat mengkuatirkan dan perlu mendapatkan perhatian serius. Kondisi ekosistem Danau Toba yang terus menurun bisa mematikan objek wisata andalan Sumatera Utara ini.

Demikian pandangan salah seorang tokoh muda Sumatera Utara, H. Abdullah Rasyid, di tengah persiapan Festival Danau Toba yang akan dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  pada 8-14 September. Acara ini akan dibuka oleh Menteri Kordinator Perekonomian, Hatta Rajasa.


Menurutnya, permasalahan di Danau Toba sangat kompleks. Mulai dari masalah lahan penghijauan di kawasan daerah tangkapan air, limbah domestik, persoalan keramba jaring apung, dan dampak operasional pabrik di sekitar ekosistem Danau Toba.

Penggagas Gerakan Cinta Medan dan Sumatera Utara ini, menambahkan, jumlah wisatawan asing di Danau Toba sebelum tahun 1997 bisa mencapai 200 ribu orang per tahun. Tapi sejak 1997 hingga tahun 2011, mengalami penurunan hingga hanya sebanyak 179 ribu pengunjung per tahun. Ini terjadi karena kondisi Danau Toba yang telah  tercemar dengan tingkat pencemarannya pada posisi cemar sedang, lahan hijaunya terus berkurang, infrasturktur jalan yang tidak layak  dan transportasi yang tidak memadai.

Staf Khusus Menko Perekonomian RI ini mengatakan, harus ada sinsergitas dari berbagai pihak baik pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di instansi terkait untuk merehabilitas Danau Toba.

"Pemerintah jangan cenderung berorientasi jangka pendek dan pragmatis karena kebijakan yang dikeluarkan pada umumnya hanya memikirkan kepentingan pemilik modal. Sementara perhatian pemerintah terhadap Danau Toba dan masyarakat di sekitarnya sangat minim," tutur Calon Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Dapil Sumut 1 ini.

Kebijakan yang tak tepat sasaran itu membuat masyarakat dan ekosistem Danau Toba sangat dirugikan. Kerugian yang diderita masyarakat bukan hanya kerugian material, tetapi juga kerugian sosial. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya