Berita

Kementerian Koperasi dan UKM Gelar Pameran Produk Kreatif

Indonesia International SME Exhibition
RABU, 04 SEPTEMBER 2013 | 19:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementrian Koperasi dan UKM menggelar Indonesia International SME Exhibition di Bali, di tengah acara APEC. Digelarnya SME Ekhibition menjadi momentum emas ditengah acara APEC. Terlebih lagi, Kemenkop menjadi host dan tuan rumah pertemuan menteri UKM negara-negara Asia Pacific Cooperation pada 2-7 September 2013 di Pulau Dewata.

"Lewat pameran ini, kita ingin mengabarkan pada dunia bahwa produk KUKM kita mampu bersaing di pasar global. Kebetulan juga saat bersamaan digelar event skala internasional di Bali. Seperti APEC, SME APEC, Woman's APEC, dan Miss World. Mereka itulah target pasar dari pameran ini", papar Muhammad Taufik, Deputi Bidang Pemasaran dan Pengembangan Jaringan Usaha Kemenkop UKM, usai pembukaan pameran di Nusa Dua, Bali, Rabu.

Oleh karena itu, lanjut Taufik, target transaksi ritel dari pameran ini sebesar Rp10 miliar dengan jumlah pengunjung 30 ribu orang selama empat hari pameran, merupakan sesuatu yang masuk akal. "Itu belum termasuk bila ada pelaku KUKM kita yang bermitra dengan pihak luar negeri", kata dia.


Menurut Taufik, pameran itu juga menjadi bagian dari agenda Kemenkop untuk membuktikan bahwa produk KUKM Indonesia mampu meningkatkan kapasitasnya, sehingga layak dipromosikan dan dipasarkan.

Untuk itu, Kemenkop menyediakan fasilitas stand cukup banyak, yakni 200 unit. KUKM Indonesia mendominasi pameran itu karena melibatkan 179 pelaku usaha. Sedangkan 21 pelaku KUKM yang juga memamerkan kekuatan industri kreatifnya berasal dari luar negeri, seperti Rusia, Hongkong, Taiwan, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Pameran produk kali ini menonjolkan produk yang masuk dalam subsektor industri kreatif. Alasannya, pada 2012 struktur perekonomian Indonesia tetap didominasi sektor ekonomi industri kreatif sebesar 7 persen. Sedangkan subsektor industri yang memberi kontribusi terbesar adalah produk fashion sebesar 44,3 persen.

Taufik menjelaskan, untuk memudahkan pengunjung atau calon buyers, pihaknya melakukan zonasi untuk setiap kategori produk. Diantaranya, kategori green products, heritage products, serta food and beverage. "Tema yang diangkat pada pameran ini adalah locally connected, globally competitive", kata Taufik.

"Melalui tema tersebut ada harapan terjalin kemitraan antara KUKM Indonesia dengan pelaku usaha serupa di kawasan APEC. Ajang ini juga menjadi uji coba pasar produk Indonesia untuk dinilai apakah mampu bersaing secara kualitas di pasar bebas atau global", kata Taufik. [dzk]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya