Berita

Syarief Hasan

Syarief Hasan: Perlu Ada Standarisasi Produk UKM Kesehatan

RABU, 04 SEPTEMBER 2013 | 13:40 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan menilai perlunya standardisasi produk-produk usaha kecil menengah di bidang kesehatan sebagai salah satu upaya memperkuat daya saing UKM menjelang perdagangan bebas pada 2020.

"Bila tidak ada komitmen kuat dari semua pihak untuk mempromosikan produk-produk UKM khususnya di bidang kesehatan maka tak akan mampu bersaing di pasar internasional," kata Menkop dalam keterangan pers yang diterima redaksi di Jakarta.

Pihaknya bersama Kementerian Kesehatan menggelar pertemuan dengan 21 anggota Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) terkait upaya membangun kode etik bisnis Usaha Kecil dan Menengah di sektor peralatan kesehatan dan biofarmasi yang di dalamnya meliputi industri jamu, herbal, serta perlengkapan dan produk SPA.


Menurut Menkop, membangun kode etik bisnis UKM bidang peralatan kesehatan dan biofarmasi merupakan suatu hal yang penting sebab menyangkut kepentingan rakyat dalam bidang kesehatan.

Hal ini, kata dia, terutama untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat melalui upaya meningkatkan terapi dan teknologi kesehatan yang aman, efektif dan berkualitas.

"Pembangunan etik ini menyangkut peningkatan kualitas sumber daya manusia, standar pelayanan, peralatan kesehatan dan kualitas produk yang dapat dipertanggungjawabkan serta etika persaingan usaha," katanya.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari acara di Amerika Serikat, yakni pertemuan menteri-menteri UKM ke-18, "The Kuala Lumpur Principles Medical Device Sector Codes of Ethics dan The Mexico City Principles for Voluntary Codes of Ethics in the Biopharmaceutical Sector".

"Pada 2012, para pemimpin APEC terpanggil untuk bekerja sama menyosialisasikan kode etik dengan menggalang kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya," katanya.

Ia sendiri menegaskan kode etik sektor industri perlengkapan kesehatan dan biofarmasi sebetulnya sudah ada, namun dalam pertemuan-pertemuan tersebut akan lebih ditekankan.

"Arahnya nanti akan disusun standardisasi produk dan pelayanan di sektor-sektor tersebut. Hal ini terkait kian berkembangnya dan bervariasinya usaha-usaha kecil dan menengah bidang kesehatan," katanya.

Pertemuan tersebut dihadiri pejabat kementerian bidang kesehatan dan Kementerian UKM dari 21 negara Asia Pasifik serta para peninjau, asosiasi perdagangan dan perusahaan farmasi, organisasi nirlaba, serta akademisi.

Pertemuan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari pertemuan kelompok kerja tingkat menteri yang akan digelar pada 7 September mendatang yang kemudian dilanjutkan Konferensi Tingkat Tinggi APEC yang direncanakan berlangsung Oktober 2013. [dzk]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya