Berita

JOKO WIDODO/NET

Bisnis

Jokowi akan Perketat Lagi Segala Perizinan

JUMAT, 30 AGUSTUS 2013 | 12:51 WIB | LAPORAN:



RMOL.
Ombudsman merilis data mengenai pelayanan pengaduan masyarakat di Indonesia. Dan ternyata, kualitas pelayanan di kota Jakarta menempati urutan pertama terburuk dengan angka laporan mencapai 294 aduan atau 14,53 persen.

"Saya belum ngerti laporan dari Ombudsman. Saya belum dapat laporan itu," ujar Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (30/8).


Meski begitu, Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo menegaskan bahwa Pemprov DKI akan terus berusaha memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

"Yang pasti kalau pelayanan akan kita perbaiki, perbaiki, perbaiki, perbaiki terus," ucapnya berulang.

Ia juga akui kualitas pelayanan publik Pemprov DKI masih kurang jika dinilai dari opini publik. Sebagai upaya memperbaikinya, Pemprov berencana memperketat lagi segala urusan perizinan, termasuk memotong jalur-jalur yang dianggap tidak perlu. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat lebih mudah dan efisien.

Selain itu dalam waktu dekat ini, ia juga akan memanggil Inspektorat Daerah untuk dimintai keterangan terkait kinerja aparatur daerah.

Sebagai informasi rilis yang dikeluarkan oleh Ombudsman menempatkan Pemprov DKI sebagai daerah dengan pelayanan kepada masyarakat terburuk di Indonesia, yakni sebesar 294 laporan (14,53 persen), kemudian diikuti oleh Jawa Timur sebanyak 277 laporan (13,69 persen), Pemda Nusa Tenggara Timur sebanyak 221 laporan (10,92 persen), pemda Jawa Barat yaitu 201 laporan (9,9 persen) dan Pemda Sulawesi Utara sebanyak 183 laporan (9,04 persen).

Laporan tersebut diperoleh langsung dari kantor Ombudsman pusat di Jakarta dengan 23 kantor perwakilan di tingkat provinsi.

"Hal ini terjadi karena kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang banyak berurusan langsung dengan masyarakat memang belum memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat," kata Ombudsman RI bidang Penyelesaian Laporan/Pengaduan, Budi Santoso.[wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya