Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM, menggiatkan sosialiasi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan jarak jauh bagi masyarakat umum. Program kewirausahaan jarak jauh bertujuan memotivasi dan memberikan pemahaman masyarakat mengenai kewirausahaan sehingga out put-nya pola pikir masyarakat tidak melulu menjadi pegawai.
Demikian disampaikan Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (28/8).
"Pendidikan kewirausanan jarak jauh adalah suatu keniscayaan mengningat kemajuan teknologi yang terus berkembang pesat. Program ini untuk masyarakat agar tergerak dan terinspirasi menjadi wirausaha-wirausaha yang handal," katanya.
Menurut Prakoso, program pendidikan dan pelatihan jarak jauh kewirausahaan bagi kalangan masyarakat merupakan salah satu program pemerintah, berfungsi meningkatkan motivasi dan pemahaman masyarakat terlebih mahasiswa terhadap kewirausahaan.
"Pola pikir mahasiswa dan masyarakat umumnya fokus ke menjadi pegawai. Dalam program ini pola pikir itu harus berubah mengingat peluang dan potensi daerah yang strategis untuk membuka usaha,' katanya.
Lajut Prakoso, pelatihan kewirausahaan jarak jauh bertujuan menjadikan pelaku usaha yang tangguh, handal mandiri dan kreatif. Prakoso menyadari wirausaha cukup banyak namun dari segi kualitas masih kurang sehingga gampang terpengaruh.
“Sebagai contoh ada produk baru yang lagi heboh langsung meniru tetapi kreatifitas untuk menciptakan yang inovatif dan kreatif bersifat baru, lain dari pada yang lain, itu yang sedikit," katanya.
Menurut Prakoso pelatihan jarak jauh nantinya akan memanpaatkan media termasuk media online (website) yang khsusu di peruntukkan bagi pelaku usaha yang ingin berlatih kewirausahaan.
“ Program jarak jauh, kita siapkan materi-materinya, bisa di tayangkan atau di informasikan pada waktu-waktu tertentu kepada masyarakat terutama bagi UKM dan wirausaha, nantinya materi-materi apa yang bisa diikuti dalam tayangan ituâ€.
[dzk].