Berita

rumah susun/net

Olahraga

Pemprov Temukan 14 Titik Hotspot Lahan Rusunawa

RABU, 28 AGUSTUS 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta telah menemukan 14 lokasi yang berpotensi dibangun rumah susun sewa sederhana (rusunawa) di Jakarta. Sebagian dari lokasi tersebut sudah menjadi milik Pemprov DKI sepenuhnya, dan sebagian lagi masih dalam tahap pembelian.

"Ada punya Pemprov DKI dan ada yang kita beli. Saya belum tau, belum cek semua. Ada yang di belakang makam. Kita akan cek. Misalnya yang di Kampung Apung kan punya warga. Jadi kita harus negosiasi sama mereka," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

14 lahan yang dimaksud Ahok berlokasi di Jakarta Pusat diantaranya di Petamburan (Depo PJKA dan sekolahan) serta di Karet Bivak yang berada di belakang makam TPU Karet Bivak. Untuk lokasi Jakarta Barat akan dibangun di Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan; lahan di sekitar KOPTI, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres; Kampung Apung/Bulak Teko, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng dan lahan aset Pemprov DKI di Kelurahan Rawa buaya, Kecamatan Cengkareng.


Sedangkan untuk area Jakarta Selatan rusunawa akan dibangun di Srengseng Situ Babakan, Jagakarsa; lahan di Kementerian Pertanian, Pasar Minggu; lahan di Manggarai; lahan di Warung Jati Timur dan Cirende di Lebak Bulus untuk tampungan Kali Pesanggrahan. Dan di Jakarta Timur akan dibangunkan rusunawa di PIK Penggilingan, Cakung; lahan di Cawang, Kebon Pala dan lahan di Jalan Penganten Ali, Ciracas.

Sedangkan untuk daerah yang dilewati oleh jalur Kereta Api, Ahok katakan akan dibangunkan rusunawa yang bekerja sama dengan pihak PT KAI. Untuk dana pembangunan rusunawa sendiri, Ahok akan menggunakan dana APBD dan menagih utang pengembang yang hingga saat ini belum dibayarkan.

"Kalau dihitung kasar 685 blok loh swasta ngutang. Kita akan cek semua itu," jelasnya. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya