Berita

Chris Paul

Olahraga

Chris Paul Harus Jadi Pengayom

Jelang Kompetisi NBA
SENIN, 26 AGUSTUS 2013 | 09:13 WIB

Chris Paul mendapat tugas tambahan selama berlangsungnya kompetisi NBA musim depan. Tak hanya berjuang memberi kemenangan bagi timnya Los Angeles Clippers, Paul juga harus menjadi pengayom seluruh pemain basket NBA.

Tugas tambahan sebagai Presiden Asosiasi Pemain NBA itu diberikan kepada Paul dalam pemilihan yang dilakukan Kamis (22/8). Paul menggantikan Derek Fisher yang sebelumnya mengisi kursi presiden.

“Ini bukan tentang saya sebagai presiden atau wakil presiden pertama. Ini adalah tentang keseluruhan pemain,” terang Paul dalam keterangan persnya seperti dilansir laman Associated Press.


Paul dipilih dengan berbagai pertimbangan matang. Selama ini Paul dianggap sebagai sosok yang sangat matang di dalam dan luar lapangan. Dia bisa memberikan teladan yang bagi bagi rekan-rekannya.

Selain itu, Paul juga sudah paham dengan seluk-beluk di organisasi tersebut. Wajar. Sebab, sebelumnya Paul sudah menjabat sebagai wakil presiden selama empat tahun. Hal itulah yang membuat Paul mulus melaju ke kursi presiden asosiasi pemain NBA.

“Ini adalah tantangan. Saya yakin bisa menghandlenya. Bagi saya, ini adalah peluang yang tak dapat dipercaya. Banyak tanggung jawab datang dengan jabatan ini. Namun, saya merasa beruntung karena memiliki anggota yang luar biasa,” tegas Paul.

Sementara itu, Komisaris National Basketball Association (NBA) David Stern mengumumkan bahwa Presiden internasional NBA Heidi Ueberroth akan meninggalkan posisinya pada akhir tahun ini.

Selama masa jabatannya, Ueberroth telah berperan dalam pertumbuhan global NBA, memimpin operasinya di luar Amerika Serikat, meningkatkan 10 kali lipat pendapatan internasional, pembukaan 13 kantor internasional, dan penyiaran pertandingan liga dan pemograman di 215 negara dan wilayah dengan 47 bahasa.

“Heidi telah memberikan kontribusi penting dalam ekspansi NBA dalam dua dekade. Kami berterima kasih atas kontribusinya yang luar biasa selama karirnya di NBA,” ujar Stern dilansir insidethegames, kemarin.

Sebelum total melepaskan perannya, Ueberroth akan membantu masa transisi setelah kepergiannya dengan menjabat sebagai penasihat senior mengenai hal-hal internasional.   [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya