Berita

Olahraga

Tempat Buang Sampah Bantaran Kali Ciliwung Ditutup

MINGGU, 25 AGUSTUS 2013 | 11:50 WIB | LAPORAN:

Warga Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan akhirnya sepakat menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang wilayahnya. TPS liar tersebut berada dekat bantaran kali RT 12 RW 09 Kelurahan Pejaten Timur.

"Baru kali ini warga dan lurah berkomitmen untuk menutupnya karena sebelumnya masih banyak warga yang kurang sadar," kata Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Pasar Minggu, Jaksel.

Jaja mengatakan, TPS liar itu sudah bertahun-tahun digunakan warga sebagai lokasi pembuangan sampah. Terutama oleh warga di RW 09, 10, dan 11 Kelurahan Pejaten Timur. Akibatnya, tumpukan sampah itu kini menutupi seluruh tanah di bantaran kali hingga terbentuk seperti tebing.


Penutupan sendiri dilakukan dengan melibatkan petugas Suku Dinas Kebersihan Jaksel bersama aparat lingkungan di Kelurahan Pejaten Timur. Menurut Jaja, langkah ini juga sebagai salah satu upaya menormalisasi Kali Ciliwung.

Untuk membersihkan sampah-sampah itu, Sudin Kebersihan Jaksel mesti mengerahkan puluhan gerobak sampah dan belasan truk pengangkut sampah. Sampah-sampah itu kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Volume sampahnya diperkirakan mencapai puluhan meter kubik.

Selanjutnya sebagai pengganti TPS liar itu, Jaja menerangkan, Seksi Kebersihan Kecamatan Pasar Minggu akan mengerahkan 32 gerobak sampah ke rumah-rumah warga. Puluhan gerobak sampah ini akan menjemput sampah-sampah dari warga sebelum diangkut ke truk-truk pengangkut sampah yang akan membuangnya ke TPA Bantar Gebang. Truk-truk pengangkut sampah ini juga akan disiagakan setiap sore di Jl. Poltangan, Pasar Minggu.

Jaja menambahkan, tindakan ini sebagai langkah awal dalam menutup beberapa TPS liar lain di wilayah Pasar Minggu, terutama di sekitar Kali Ciliwung. Target selajutnya, menutup TPS liar di RW 05 Pejaten Timur.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya