Berita

Lewis Hamilton

Olahraga

Hamilton Ogah Terbuai Puja-Puji

Jelang GP Belgia
SABTU, 24 AGUSTUS 2013 | 09:21 WIB

Pebalap Formula Satu (F1) Mercedes, Lewis Hamilton digadang-gadang jadi rival utama Sebastian Vettel pada sisa musim ini. Terlebih dai telah memenangi Grand Prix Hungaria lalu. Namun, sang driver enggan terbuai dengan puja-puji yang menghampirinya. Dia ingin fokus meraih kemenangan  di sisa musim ini.

Setelah mengambil keputusan untuk menyudahi kerja sama dengan tim yang membesarkan namanya, McLaren, Hamilton resmi bergabung bersama Mercedes.

Dan, keputusannya itu dapat dinilai tepat, karena bersama Mercedes, pebalap asal Inggris tersebut bakal meraih sejumlah pencapain bagus, terutama saat kualifikasi.


Sementara kemenangan di Hungaroring merupakan yang pertama baginya musim ini.
“Itu sama setiap tahunnya. Anda memiliki satu kemenangan maka orang-orang akan antusias, Anda memiliki balapan buruk dan hal-hal negatif kemudian dikatakan oleh orang-orang,” ujar Hamilton, dikutip Autosport, kemarin.

Hamilton kini menempati peringkat empat klasemen sementara pebalap F1, hasil dari satu kemenangan dan tiga kali finis di urutan tiga. Namun, dengan sembilan seri tersisa, juara dunia F1 pada 2008 itu masih berpeluang menjadi yang terbaik, karena di antara dirinya dengan pemuncak klasemen, Sebastian Vettel hanya terpaut 48 poin.

Sementara itu, batalnya Kimi Raikkonen hijrah ke Red Bull membuat beberapa pihak merasa kecewa. Pasalnya, banyak pihak yang ingin melihat persaingan antara pebalap Finlandia itu dengan Sebastian Vettel menggunakan mobil yang sama.

Ternyata bukan hanya pihak luar saja yang kecewa. Namun Vettel sendiri yang berharap bisa berduet dengan Raikkonen di Red Bull, juga kecewa.

“Sebenarnya saya juga tidak tahu soal informasi tersebut. Saya sendiri sudah berbicara dengan tim, tapi itu bukan keputusanku untuk terlibat dalam hal ini,” kata Vettel.

 Vettel mengaku sangat senang jika bisa setim dengan Raikkonen. “Dia masih cukup muda. Dia sangat menyenangkan, karena tidak terpengaruh dengan dunia politik.” [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya