Berita

BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Ahok Sebut Pedagang Tanaman Hias Tak Manusiawi

JUMAT, 23 AGUSTUS 2013 | 14:20 WIB | LAPORAN:

Basuki T Purnama atau Ahok mengakui keberadaan lapak jualan tanaman hias yang berjejer di beberapa titik trotoar di Jakarta membuat Ibukota terlihat hijau dan sejuk.

"Memang betul terlihat lebih hijau. Namun, Jakarta juga harus menjadi kota yang modern, tertata rapih tapi manusiawi. Artinya apa? Anda rapih tapi pejalan kaki harus tertabrak mobil itu tidak manusiawi loh," ujar Basuki di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).

Pada prinsipnya, Pemprov DKI Jakarta mendukung penghijauan ala pedagang tanaman hias ini. Namun, yang menjadi permasalahan, jelas Basuki, sebagian pedagang mendirikan bangunan semi permanen di badan jalan. Imbasnya, trotoar yang sedianya dipakai oleh pejalan kaki habis dimanfaatkan pedagang tanaman hias sebagai lapak. Salah satu contoh, area pedagang tanaman hias yang berlokasi di Jalan Asia Afrika dan Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta.


"Jadi aturan itu dibuat untuk kepentingan manusia dan kita bisa ubah untuk kebaikan orang tapi jangan sampai merugikan org lain. Nah anda jadi tidak manusiawi ketika orang lain mau beresiko ketabrak gitu loh," tegasnya.

Pihaknya pun memperingatkan pedagang untuk mundur sejauh dua meter dari trotoar. Jika tidak, tak ada jalan lain selain diusir.

"Pada prinsipnya bukan tidak boleh dagang. Selama tidak menutupi trotoar ya boleh saja. Tapi pedagang yang belum mau mundur dari trotoar akan kita usir. Kalau mereka nambah jumlahnya ya usir semua. Begitu kan toleransi namanya," tuntas suami dari Veronica Tan ini.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya