Berita

BASUKI T PURNAMA/RMOL

Olahraga

DKI Gandeng Perusahaan Otomotif Siapkan Kurikulum Baru untuk SMK

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 | 19:51 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI berencana menerapkan sistem kurikulum baru berstandar internasional di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal ini untuk memenuhi lulusan SMK yang siap pakai, khususnya di perusahaan.

Penyusunan kurikulum itu sendiri rencananya dilakukan  oleh perusahaan otomotif (motor dan mobil), bukan melalui Dinas Pendidikan.

"Kita tidak mau SMK kita belajar sesuatu yang tidak dipakai pabrik otomotif disini. Lebih baik kontak dengan perusahaan tersebut maunya kurikulum seperti apa," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).


Dalam kerja sama tersebut, lanjutnya, Pemprov DKI akan menyediakan sekolah dan tenaga pengajar saja. Sedangkan perusahaan otomotif yang bekerja sama dengan Pemprov selain menyediakan kurikulum, juga harus mengijinkan pabriknya untuk digunakan sebagai tempat praktek kerja selama pelajar bersangkutan menimba ilmu di SMK.

Diharapkan, begitu pelajar lulus dari SMK, perusahaan bisa langsung merekrut dan mempekerjakan mereka tanpa perlu mengeluarkan uang untuk kegiatan training.

"Kita adakan kurikulum SMK, benar-benar pelajar langsung masuk ke bengkel pabrik itu. Jadi tiga tahun sekolah di SMK, pelajar langsung praktek di tempat yang sama," ujarnya.

Dengan sistem semacam itu, Basuki yakin tidak akan ada lagi lulusan SMK yang menganggur. Ditunjang dengan berbagai macam kesempatan beasiswa yang ditawarkan oleh Pemprov DKI, Basuki berharap jumlah wirausahawan dan tenaga kerja siap pakai meningkat drastis di Jakarta.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya