Berita

Nusantara

Muslimat Saweran untuk Kampanye Khofifah

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 22:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendukung Khofifah Indar Parawansa, terutama dari ibu-ibu Muslimat, memang solid. Alih-alih mendapat 'sesuatu', mereka malah 'saweran' untuk mendukung kampanye Cagub nomor urut 4 tersebut. Sejumlah kardus bekas wadah air mineral diputar saat Khofifah kampanye dan halal dibahal di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Malang, Minggu (18/8).

"Uang yang terkumpul bukan untuk Khofifah, tapi untuk perjuangan NU," terang KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang turut hadir pada acara tersebut. Ucapan Kiai Hasyim disambut tepuk tangan riuh massa Khofifah.

Anggota Muslimat dan NU lainnya berebut memberikan saweran. Mereka membuat gerakan saweran Rp 1.000. Namun, ternyata kardus tak hanya diisi uang pecahan Rp 1.000, juga ada pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.


Kiai Hasyim juga meningatkan agar warga NU kompak menurunkan saksi dan mencegah kecurangan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur, 29 Agustus mendatang. Dia meminta agar suara pasangan berjuluk Berkah ini diamankan, terutama saat penghitungan suara nanti.

Pengasuh pesantren mahasiswa Al Hikam Malang dan Depok ini juga mengingatkan agar warga NU tahan godaan, terutama godaan terhadap politik uang dan pembagian sembako yang marak menjelang pemilihan.

Hasyim, seperti diteruskan Khofifah Center, menyayangkan sikap sebagian masyarakat yang menolak menggunakan hak suara jika tidak dikasih uang. Padahal, katanya, politik uang merupakan suap yang akan mengerogoti negara. Selain itu, juga menyebabkan pemimpin terpilih berperilaku koruptif.

"Banyak yang bagi-bagi uang, bersiasat licik dan licin," katanya. Kampanye terbuka ini dihadiri sejumlah tokoh NU. Antara lain Mustasyar PBNU KH Muchit Muzadi, Rais Syuriah PCNU Kota Malang KH Chamzawi dan sejumlah tokoh lain. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya