Berita

rudi rubiandini

Pemuda Muhammadiyah: KPK Bisa Cepat Membongkar Mafia Migas

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 11:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas), Rudi Rubiandini, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh dianggap remeh. Di tengah suasana harga BBM yang baru saja dinaikkan, tentu masyarakat menaruh kecewa terhadap SKK Migas dan lembaga-lembaga terkait lainnya. Masalahnya, masyarakat diminta membayar BBM dengan harga tinggi, sementara ada oknum-oknum pejabat yang tega melakukan korupsi dari praktik jual beli migas.

Karena itu, KPK diminta untuk segera mengungkap dalang dan pemain utama dibalik kasus tersebut. Pengusutan tidak boleh hanya berhenti pada beberapa orang saja, tetapi harus menyentuh seluruh oknum yang terlibat. Hal ini diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.

"KPK harus segera bertindak cepat. Dipastikan, mereka yang merasa terlibat sekarang sedang berusaha keras untuk menghilangkan jejak dan mencari alibi. Jangan sampai gebrakan KPK itu menjadi sia-sia karena pemain utamanya raib di tengah jalan," ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.


Bisnis migas yang radius cakupannya luar biasa luas diyakini pasti melibatkan banyak orang. Bukan saja mereka yang ada di SKK Migas, tetapi juga mereka yang punya kepentingan baik langsung maupun tidak langsung.

"Dengan kewenangan yang dimilikinya, semestinya KPK bisa segera mengungkap semua pemain yang terlibat," demikian Saleh. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya