Berita

BASUKI T PURNAMA/NET

Olahraga

Awas, Nekat Jualan di Bahu Jalan Sanksi 6 Bulan Bui Atau Denda Rp 6 Juta

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 10:26 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak segan-segan langsung mengenakan sanksi kepada pedagang kaki lima (PKL) yang masih nekat berjualan di bahu jalan usai pembongkaran lapak mereka, Minggu (11/8) kemarin.

Bila tertangkap oleh petugas, PKL diberi dua pilihan. Petama, mendekam di balik jeruji selama enam bulan. Kedua, membayar denda yang besarannya berkisar antara Rp 3 juta-Rp 6 juta. Besaran denda ini lebih kecil dari sebelumnya pernah dilontarkan Pemprov yakni Rp 20 juta atau kurungan 60 hari.

"Kalau kamu nggak mau dikurung 60 hari mending bayar denda Rp 3 juta atau Rp 6 juta. kalau kita suruh bayar 50 juta dan 60 juta, mereka pasang badan nanti, nggak ada duit. PKL dari pada didenda Rp 50 juta mending mereka dikurung 60 hari," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (14/8).


Nilai denda tersebut dirasa Ahok cukup masuk akal. Bagi sebagian PKL, angka tersebut barangkali tidak begitu besar. Namun bila ditangkap berkali-kali, Ahok yakin PKL akan berpikir dua kali untuk kembali berdagang di pinggiran jalan.

Selain itu, Ahok juga meminta petugas Satpol PP agar lebih tegas ketika menertibkan PKL. Bahkan kalau perlu direkam atau dipotret untuk dijadikan barang bukti. Ahok menegaskan, Satpol PP didukung penuh oleh gubernur dalam menertibkan PKL di Jakarta.

"Satpol PP bisa dikali seribu kekuatannya. Jadi kalau ada 7 ribu jadi 7 juta kekuatannya. Asal berani menegakkan aturan. Sekarang tidak ada lagi yang meleng tiba-tiba sudah jadi nggak ada. Satpol PP pun kalau ada yang datang foto saja, pidana aja langsung," ujarnya.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya