Berita

vladimir putin/net

Dunia

Gara-gara Diskriminasi Gay, Vladimir Putin Disebut Mirip Hitler

SABTU, 10 AGUSTUS 2013 | 18:51 WIB | LAPORAN:

Gara-gara membuat kebijakan yang dinilai mendiskriminasikan kaum gay, Presiden Rusia Vladimir Putin disebut mirip dengan Pemimpin NAZI Adolf Hitler.

Adalah Stephen Fry, seorang aktor dan juga penulis berkebangsaan Inggris yang menyebut presiden berusia 61 tahun itu mirip Hitler. Tidak hanya itu, ia bahkan menyerukan agar Olimpiade Musim Dingin Rusia yang diselenggarakan tahun depan di boikot. Alasannya karena telah terjadi penganiayaan secara barbar oleh Presiden Vladimir Putin terhadap komunitas gay.

Seperti dilansir Reuters, dalam surat terbuka kepada Perdana Menteri Inggris David Cameron dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Rabu, 7/8 lalu, Fry mengatakan bahwa Putin telah mengulangi perilaku gila Adolf Hitler dengan menganiaya minoritas di negeri tersebut. Perbedaannya adalah Hitler menganiaya orang Yahudi dan Putin menganiaya orang-orang gay.


"Dia (Putin) mengkambinghitamkan orang-orang gay, sama seperti apa yang dilakukan oleh Hitler terhadap orang-orang Yahudi. Dia tidak bisa dibiarkan begitu saja," ujar Fry.

Mengungkit penderitaan yang dihadapi oleh kaum gay di Rusia, Fry mengatakan bahwa pemukulan, pembunuhan dan penghinaan terhadap orang-orang gay diabaikan oleh polisi, dan setiap pertahanan serta diskusi kebijakan terhadap homoseksual selalu dianggap melawan hukum di Rusia.

Sebelumnya, Majelis Parlemen Rusia telah menetapkan peraturan untuk menjatuhkan denda yang besar dalam penyebaran informasi dan tindakan apapun yang berkaitan dengan homoseksualitas berumur dibawah 18 tahun.

Minggu lalu, salah satu politikus yang berada dibalik UU tersebut, Vitaly Milanov, mengatakan bahwa atlet gay dan juga pendukung yang memiliki kelainan seks semacam ini di Olimpiade Musim Dingin 2014 di Sochi, Rusia bisa ditangkap secara langsung.

Menanggapi hal ini, Presiden Amerika Barack Obama mengatakan bahwa dia tidak memiliki "kesabaran" bagi negara seperti Rusia yang mengintimidasi dan melukai orang-orang berdasarkan seksualitasnya.

"Saya pikir mereka mengerti bahwa begitu banyak peserta dari beberapa negara yang akan berpartisipasi dalam olimpiade tersebut, kami tidak dapat mentolerir jika gay dan lesbian diperlakukan berbeda," ujar Obama. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya