Berita

dua pelaku bom boston/net

Dunia

Dua Teman Pelaku Bom Boston Dituduh Halangi Penyelidikan

JUMAT, 09 AGUSTUS 2013 | 17:22 WIB | LAPORAN:

Pengadilan menyatakan bahwa dua orang teman kuliah dari pelaku bom Boston Marathon terbukti menghalangi penyidikan lebih lanjut terkait serangan yang menewaskan tiga orang dan melukai puluhan orang lainnya pada Senin 14 April lalu.

USA Today melansir dua orang tersebut bernama Dias Kadyrbayev (19) dan Azamat Tazhayakov (19). Mereka warga Kazakhstan yang tinggal di New Bedford, Massachusetts, Amerika Serikat dengan menggunakan visa pelajar.

Pada hari Kamis (8/8), mereka didakwa telah bersekongkol untuk menghalangi penyelidikan kasus bom Boston Marathon. Jika terbukti bersalah, mereka dapat dijatuhi hukuman 25 tahun penjara dan dideportasi.


Pada 18 April, Jaksa mengatakan Kadyrbayev dan Tazhayakov melihat foto dari Tsarnaev bersaudara yang disebarkan Biro Investigasi Federal (FBI) terkait kasus pengeboman di Boston.

Kadyrbayev menerima pesan singkat dari Dzhokhar Tsarnaev agar dia datang ke apartemennya, membuang ransel milik miliknya dari kamar dan melemparkannya ke tempat sampah.

Kadyrbayev dan Tazhayakov pergi ke asrama Tsarnaev di Pine Dale Hall untuk kemudian membuang laptop Tsarnaev dan ransel yang berisikan kembang api. Mereka juga menemukan Vaseline, yang menurut Kadyrbayev digunakan Tsarnaev untuk membuat bom.

Mereka sengaja membuang barang-barang bukti itu ke tempat sampah saat mereka tahu truk pengangkut sampah akan datang membersihkan tempat sampah mereka pada 19 April.

Pada tanggal 25-26 April, lebih dari 30 agen FBI menghabiskan waktu selama dua hari untuk mencari ransel tersebut. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya