Berita

fadli zon/net

Politik

Fadli Zon: Idul Fitri dan Proklamasi Awal Baru Berbenah Diri

RABU, 07 AGUSTUS 2013 | 07:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA


Umat Islam di seluruh dunia segera merayakan Idul Fitri, hari kemenangan yang menjadi tonggak seseorang bisa kembali pada fitrahnya. Bagi masyarakat Indonesia, perayaan Idul Fitri tahun ini terasa spesial karena berdekatan dengan peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus.

"Idul Fitri dan Proklamasi Kemerdekaan sejatinya mempunyai nilai falsafah yang sama. Idul Fitri adlh kemenangan stlh kita mengendalikan hawa nafsu, dan kembali pd fitrah laksana bayi yg baru lahir dan berada dlm kesucian. Peringatan Proklamasi 17 Agustus merupakan perayaan penting bagi Bangsa Indonesia krn mampu mengusir penjajah dr Tanah Air tercinta," tulis Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, dalam akun twitternya @fadlizon, Rabu (7/8) pagi.

Dikatakan, perjalanan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan tak didapatkan dengan mudah. Para pendahulu kita rela mengorbankan harta dan nyawanya demi kemerdekaan. Mereka berjuang dengan nilai keberanian, keikhlasan, dan kesabaran. Proklamasi kemerdekaan dan Idul Fitri, kata Fadli, menandakan awal baru dan bisa dijadikan refleksi bagi kita untuk membangkitkan semangat etos kerja, berbenah diri dan membangun bangsa. Untuk itu jangan sampai kita jadi makhluk yang tak pandai bersyukur dengan menyia-nyiakan kefitrahan maupun kemerdekaan.

Dikatakan, perjalanan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan tak didapatkan dengan mudah. Para pendahulu kita rela mengorbankan harta dan nyawanya demi kemerdekaan. Mereka berjuang dengan nilai keberanian, keikhlasan, dan kesabaran. Proklamasi kemerdekaan dan Idul Fitri, kata Fadli, menandakan awal baru dan bisa dijadikan refleksi bagi kita untuk membangkitkan semangat etos kerja, berbenah diri dan membangun bangsa. Untuk itu jangan sampai kita jadi makhluk yang tak pandai bersyukur dengan menyia-nyiakan kefitrahan maupun kemerdekaan.

Pertanyaannya, apakah hakekat kemerdekaan telah dicapai? Jawabannya, kata Fadli, kembali pada interpretasi kita terhadap realitas. Realitas di mata elit berkuasa seringkali beda dengan realitas yang dihadapi rakyat umumnya. Kehidupan berbangsa kita masih karut marut. Penindasan, korupsi, hukum tumpul ke atas, tak ada keadilan, menjadi catatan yang harus diperbaiki segera.

"Ditengah berlimpahnya kekayaan SDA, rakyat msh hdp diselimuti kemiskinan. Terjadi gizi buruk, bahkan kelaparan ada di berbagai tempat. Pendidikan makin mahal dan menjadi awal stratifikasi sosial. Pengangguran dimana-mana. Ketimpangan menjadi potret hari ini," kata Fadli masih dalam akun twitternya.

Bagi sebagian besar rakyat, jelas dia, kemerdekaan belum terasa. Himpitan hidup semakin hari semakin berat saja. Sebagai penerus bangsa, maka sudah sepatutnya kita mengisi kemerdekaan dengan karya nyata sebagai bakti pada Ibu Pertiwi.

"Proklamasi yang berdekatan dengan Idul Fitri mengajarkan utk meningkatkan kesadaran memperbaiki kualitas kehidupan berbangsa N bernegara. Kita jg ttp harus memperjuangkan hak dan martabat agar tak diinjak, baik oleh penguasa yang zalim maupun oleh penjajah di segala bidang," tulis Fadli. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya