Berita

Dunia

Inggris Tarik Semua Stafnya dari Yaman

SELASA, 06 AGUSTUS 2013 | 21:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Inggris menarik semua staf dari kedutaan besarnya di Yaman. Penarikan dilakukan setelah sebelumnya Amerika Serikat memerintahkan warganya meninggalkan negara tersebut karena adanya peringatan terjadinya teror oleh kelompok Al Qaeda.

"Karena peningkatan keamanan, semua staf di kedutaan kami di Yaman untuk sementara di tarik, dan kedutaan akan tetap ditutup hingga staf kami kembali," kata Jurubicara kantor luar negeri Inggris, Selasa (6/8).

Inggris adalah satu di antara beberapa negara Barat yang menutup kedutaannya pada akhir pekan kemarin menyusul peringatan AS terkait serangan Al Qaida. Dalam peringatan yang dikeluarkan tersebut, AS memerintahkan warganya untuk segera meninggalkan Yaman dan menarik semua staf non esensial pemerintahnya.


Peringatan tersebut dilaporkan terkait penyadapan komunikasi antara pemimpin Al Qaida Ayman al-Zawahiri dan pemimpin afiliasinya yang bermarkas di Yaman yaitu Nasser al-Wuhayshi.

London awalnya menutup kedutaannya di Sanaa hanya untuk dua hari, Minggu dan Senin. Namun di hari Senin dikatakan akan memperpanjang penutupan tersebut hingga akhir perayaan Idul Fitri pada pekan ini. Sebelumnya, Washington menutup 20-an kedutaannya dan konsulat pada Minggu, dikatakan hampir 19 pos diplomatik di Timur Tengah dan Afrika akan tetap hingga 10 Agustus.

Pemerintah Inggris menyarankan warganya tidak berpergian ke Yaman dan dalam pernyataannya menyatakan "sangat mendesak" warga Inggris untuk segera meninggalkan negara tersebut. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya