Berita

Politik

Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Tak Etis

MINGGU, 04 AGUSTUS 2013 | 17:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai kendaraan dinas pemerintah yang dipakai untuk mudik lebaran bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37/PMK.02/2012. Pasalnya, tidak etis jika menggunakan kendaraan dinas yang pengadaannya berasal dari APBN untuk kepentingan pribadi.

"Pengunaan kendaraan dinas untuk mudik tindakan yang tidak etis dan tidak patut karena tidak sesuai dengan peruntukkan diadakannya kendaraan dinas tersebut," ujar Koordinator Seknas Fitra, Maulana kepada wartawan di Jakarta, Minggu (4/8).

Menurutnya, pengadaan kendaraan dinas yang sumber keuangannya dari APBN ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan sarana transportasi darat bagi pejabat negara, angkutan pegawai, dan operasional kantor.


Maulana menjelaskan, hasil penelusuran pihaknya, alokasi APBN 2013 untuk pengadaan kendaraan dinas mencapai Rp 2,57 triliun. Anggaran tersebut untuk pengadaan sebanyak 18.502 unit kendaraan dinas yang tersebar dari 87 kementrian maupun lembaga.

Penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi juga bertentangan dengan asas pengelolaan keuangan negara yang diatur dalam Undang-Undang 17/2003 tentang Keuangan Negara.

"Pejabat negara yang mudik dengan kendaraan dinas mau untung sendiri dan tidak tahu malu. Kendaraan dinas itu harusnya digunakan untuk mendukung kerja pelayanan masyarakat bukan untuk dipamerkan di kampung halaman," jelas Maulana.

Karena itu, Fitra meminta DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan dapat bertindak tegas untuk memanggil pihak kementerian maupun lembaga yang tidak konsisten mengelola aset kendaraan dinas.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya