Berita

Robert Stieglitz

Olahraga

Stieglitz Tanduk Pelipis Kiyota

Unggul Poin, Batal Menang KO
SENIN, 15 JULI 2013 | 08:36 WIB

Robert Stieglitz bersusah payah mempertahankan gelar juara kelas menengah super WBO kemarin pagi WIB. Seharusnya Stieglitz menang KO atas petinju asal Jepang Yuzo Kiyota.

Namun wasit menilai ada pelanggaran, saat kedua petinju berbenturan kepala yang berbuntut luka parahnya Kiyota. Alhasil, duel dihentikan di ronde 10, dan kemenangan pun diraih melalui raihan poin.

Saat duel berlangsung kemarin pagi, ronde ke delapan, terlihat satu sobekan di atas mata kiri Kiyota, memaksa wasit menghitung sampai angka 10. Stieglitz dinyatakan menang angka telak oleh tiga wasit dengan 99-90, 100-89, 99-90.


Wasit menyatakan luka Kiyota itu diakibatkan sundulan kepala, bukan karena pukulan. Untuk itu kemenangan Stieglitz ditentukan oleh poin, bukan technical knock-out.

Usai laga sang juara bertahan enggan berkomentar atas sobekan itu. Stieglitz malah meleparkan pujian pada lawannya yang memiliki fisik yang tangguh membuatnya menguras tenaga.

“Saya sudah mengeluarkan semua kemampuan dan teknik yang saya miliki untuk memberikan tekanan pada Kiyota. Gaya bertinjunya sangat agresif dan menyerang. Fisiknya sangat kuat,” ucapnya di Boxingscene.

Kiyota sebenarnya mengawali duel dengan baik, namun sobekan di atas mata kanannya membuat wasit harus menghitung sampai 10 apakah dia akan melanjutkan pertarungan.  Luka ini diakibatkan dari kombinasi pukulan Stieglitz kala ronde ketiga.

Luka itu makin menganga pada ronde kedelapan.  Darah mengucur dari wajahnya pada ronde kesembilan sehingga dokter pertandingan kembali diminta mengecek kesehatan sang petinju.  Kendati Kiyota dinyatakan boleh berlanjut, pertarungan akhirnya dihentikan di awal ronde 10.

Selain akibat luka itu, tentu Kiyota kalah jam terbang dan pengalaman bertarung daro juara bertahan WBO tersebut. Kiyota menilai duel ini merupakan sebuah tes yang tak mampu dia lalui.

Pasalnya, bagi Kiyota, Ini adalah kali pertamanya petinju berusia 29 tahun itu berduel di luar Jepang sekaligus menggenapi kekalahan, empat kalih dikalahkan sepanjang karirnya. Sedangkan Stieglitz sukses mempertahankan gelar yang direnggutnya dari Arthur Abraham Maret lalu.

Stieglitz sempat dikalahkan Abraham pada Agustus 2012 yang adalah kekalahan satu-satunya bagi petinju berusia 32 tahun ini dalam empat tahun terakhir.  Dia telah memenangi 45 laga dari total 48 tarung profesionalnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya