Robert Stieglitz bersusah payah mempertahankan gelar juara kelas menengah super WBO kemarin pagi WIB. Seharusnya Stieglitz menang KO atas petinju asal Jepang Yuzo Kiyota.
Namun wasit menilai ada pelanggaran, saat kedua petinju berbenturan kepala yang berbuntut luka parahnya Kiyota. Alhasil, duel dihentikan di ronde 10, dan kemenangan pun diraih melalui raihan poin.
Saat duel berlangsung kemarin pagi, ronde ke delapan, terlihat satu sobekan di atas mata kiri Kiyota, memaksa wasit menghitung sampai angka 10. Stieglitz dinyatakan menang angka telak oleh tiga wasit dengan 99-90, 100-89, 99-90.
Wasit menyatakan luka Kiyota itu diakibatkan sundulan kepala, bukan karena pukulan. Untuk itu kemenangan Stieglitz ditentukan oleh poin, bukan technical knock-out.
Usai laga sang juara bertahan enggan berkomentar atas sobekan itu. Stieglitz malah meleparkan pujian pada lawannya yang memiliki fisik yang tangguh membuatnya menguras tenaga.
“Saya sudah mengeluarkan semua kemampuan dan teknik yang saya miliki untuk memberikan tekanan pada Kiyota. Gaya bertinjunya sangat agresif dan menyerang. Fisiknya sangat kuat,†ucapnya di Boxingscene.
Kiyota sebenarnya mengawali duel dengan baik, namun sobekan di atas mata kanannya membuat wasit harus menghitung sampai 10 apakah dia akan melanjutkan pertarungan. Luka ini diakibatkan dari kombinasi pukulan Stieglitz kala ronde ketiga.
Luka itu makin menganga pada ronde kedelapan. Darah mengucur dari wajahnya pada ronde kesembilan sehingga dokter pertandingan kembali diminta mengecek kesehatan sang petinju. Kendati Kiyota dinyatakan boleh berlanjut, pertarungan akhirnya dihentikan di awal ronde 10.
Selain akibat luka itu, tentu Kiyota kalah jam terbang dan pengalaman bertarung daro juara bertahan WBO tersebut. Kiyota menilai duel ini merupakan sebuah tes yang tak mampu dia lalui.
Pasalnya, bagi Kiyota, Ini adalah kali pertamanya petinju berusia 29 tahun itu berduel di luar Jepang sekaligus menggenapi kekalahan, empat kalih dikalahkan sepanjang karirnya. Sedangkan Stieglitz sukses mempertahankan gelar yang direnggutnya dari Arthur Abraham Maret lalu.
Stieglitz sempat dikalahkan Abraham pada Agustus 2012 yang adalah kekalahan satu-satunya bagi petinju berusia 32 tahun ini dalam empat tahun terakhir. Dia telah memenangi 45 laga dari total 48 tarung profesionalnya. [Harian Rakyat Merdeka]