Berita

FOTO:NET

Tersisa, 36 Titik Jalan di Jakbar Belum Diaspal

JUMAT, 12 JULI 2013 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Pengaspalaan jalan lingkungan di sejumlah wilayah Jakarta Barat tetap berjalan meski sudah memasuki bulan Ramadhan.

Kepastian ini dikemukakan Kepala Seksi Perencanaan Suku Dinas PU Jalan Jakarta Barat, Agustio Seto, Jumat (12/7).

Sudin PU Jalan mendata sedikitnya ada 151 titik jalan di wilayah Jakbar yang perlu diperbaiki. Data ini diperoleh dari hasil evaluasi program dan keluhan masyarakat. Hingga saat ini sudah 115 titkik dengan total luas area 44.895 meter persegi yang dikerjakan.


"Sisanya tinggal 36 titik lagi, yang kita kerjakan ini yang bersifat urgent (darurat) terlebih dulu," ucap Agustio.

Dia menjelaskan, fokus penghitaman yakni jalan yang sudah lama rusak atau tidak terpelihara dengan baik. Percepatan perbaikan sendiri tetap melihat kondisi jalan terlebih dahulu. Apabila tidak terlalu parah bisa langsung dikerjakan. Namun jika terlalu berat kerusakannya harus melalui proses lelang proyek atau bisa diusulkan pada program anggaran berikutnya.
 
"Terlepas dari itu semua, terkait masalah perbaikan dan peningkatan jalan, kita selalu menerima usulan dari masyarakat. Fokus pengaspalan jalan kampung ini, karena banyak masyarakat yang minta segera diperbaiki," terangnya.
 
Agustio menyebutkan, beberapa titik jalan yang telah diperbaiki di antaranya, di kecamatan Grogol Petamburan berada di Jalan Tawakal dan Jalan Permata. Kemudian di kecamatan Palmerah berada di Jalan Sandang dan Komplek Hankam, Kecamatan Kebon Jeruk di Jalan Komplek Yonhub dan Surya Sarana. Sedangkan di kecamatan Kembangan fokus di Jalan Aries Mustika dan H. Mandor Salim. Di kecamatan Cengkareng, ada di Jalan EE. Di kecamatan Kalideres, ada di Jalan Semanan dekat perlintasan kereta api dan Kampus Mede.
 
"Selama puasa ini pengaspalan jalan di lokasi tersebut sedang dikerjakan, ada juga yang sudah rampung," katanya pula.

Agustio meyakinkan, perbaikan jalan tersebut secara kontinu tetap diperhatikan. Kendati diakuinya hanya bersifat darurat berupa penambalan. Tindakan perbaikan baru sebatas memberikan keamanan bagi pengguna jalan.
 
"Kita lihat di bulan puasa gini, masih juga didera musim hujan yang berkepanjangan. Perbaikan yang kita lakukan sifatnya darurat, baru menjaga keamanan pengendara dulu, belum ke arah kenyamanan," katanya mengakhiri.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya