Berita

FOTO:NET

Olahraga

Martimus Amin: Audit Anggaran Pengelolaan Sampah di DKI!

JUMAT, 12 JULI 2013 | 11:18 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Joko Widodo saatnya segera mengubah pola pengelolaan sampah di wilayah ibukota. Sebab, pola yang ada selama ini hanya menguntungkan segelintir orang.

Data yang diperoleh DPD Gerindra DKI Jakarta, tidak kurang Rp 327 miliar dialokasikan Pemprov kepada Dinas Kebersihan DKI untuk pengelolaan sampah. Dana sampah sebesar itu dialokasikan untuk swastanisasi di 44 kecamatan dan di lima wilayah di Jakarta, yakni Jakarta Pusat sebesar Rp 58 miliar (delapan kecamatan), Jakarta Utara Rp 55 miliar (enam kecamatan), Jakarta Barat (delapan kecamatan) Rp 69 miliar. Untuk Jakarta Selatan (10 kecamatan) Rp 71 miliar, dan Jakarta Timur Rp 71 miliar.
 
"Anehnya meski sudah ada anggaran kebersihan sampah sebesar tersebut, prakteknya di tempat tinggalnya masih dikutip pungutan sampah," ucap pengamat sosial dan hukum dari Indonesian Reform, Martimus Amin, Jumat (12/7).


Oleh karena itu, pengelolaan sampah di DKI harus diatur ulang dan dicipta pola padat karya. Dengan kata lain, dapat menciptakan lapangan kerja baru yang melibatkan banyak petugas kebersihan. Di satu sisi, Martimus yang juga caleg Gerindra untuk DPRD DKI berpendapat, perlu dilakukan pula audit untuk menelusuri potensi penyimpangan anggaran pengelolaan sampah di DKI.
 
Dengan dilakukan audit dan penerapan manajemen baru pengelolaaan sampah ini maka program kerja Gubernur DKI Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama mewujudkan pemerintahan yang baik, bersih serta pro rakyat, sesuai yang dicita-citakan.
 
Lebih lanjut, Martimus mengatakan bahwa dirinya akan mendatangi Kantor Gubernur untuk menyampaikan petisi warga menuntut Gubernur DKI membongkar dan membenahi persoalan sampah.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya