Berita

muhammad morsy/net

KRISIS MESIR

Inilah Detik-detik Drama Kudeta Morsy

MINGGU, 07 JULI 2013 | 08:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Harian Mesir berbahasa Arab, Al Watan, kemarin merilis ringkasan dari pembicaraan antara Panglima Tentara Nasional Mesir Abdel Fatah El-Sisi dengan Presiden Muhammad Morsy yang berbuntut pada kudeta.

Ringkasan pembicaraan itu didasarkan pada pengakuan seorang jurnalis Al Watan yang menyaksikan pertemuan dari televisi monitor di ruangan lain di Istana Negara.

Di awal pertemuan, Morsy bertanya kepada El-Sisi apakah angkatan bersenjata bertanggung jawab untuk melindungi legitimasi pemerintahannya. Menjawab pertanyaan ini, El Sisi balik bertanya:


"Legitimasi apa? Angkatan bersenjata mengikuti kehendak rakyat, dan sebagian besar rakyat menurut laporan tidak menginginkanmu."

Morsy yang merupakan petinggi Ikhwanul Muslimin mengatakan pendukungnya juga cukup banyak dan tidak akan tinggal diam.

Sebagai respon atas pernyataan Morsy ini, El-Sisi menegaskan angkatan bersenjata tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan negara, apapun yang terjadi.

"Bagaimana kalau aku tidak ingin turun?" tanya Morsy lagi.

"Ini sudah diputuskan. Berusahalah untuk turun dengan terhormat. Katakan kepada kelompok yang menurutmu pendukungmu untuk pulang dan menghindarkan pertumpahan darah, daripada menggunakan mereka untuk mengancam rakyat," jawab El-Sisi.

"Tetapi ini adalah kudeta militer. Dan Amerika akan mengecam Anda," masih kata Morsy. "Kami peduli pada rakyat, tidak pada Amerika," jawab El-Sisi.

El-Sisi juga mengatakan pihaknya memiliki bukti yang cukup banyak untuk melawan Morsy dan pejabat pemerintah lainnya.

Juga disebutkan dalam pertemuan itu Morsy meminta waktu agar diizinkan berbicara dan mendiskusikan hal ini dengan sejumlah pihak. Namun El-Sisi menolak keinginan itu. El-Sisi hanya mengizinkan Morsy berbicara dengan anggota keluarga.

"Sejak saat ini Anda kami tahan," ujar El-Sisi.

Morsy masih berusaha bertahan dengan mengatakan bahwa Ikhwanul Muslimin tidak akan tinggal diam. Di sisi lain El-Sisi pun masih bersikukuh. Bila itu yang terjadi, Morsy akan melihat bagaimana militer menghadapi Ikhwanul Muslimin.

"Hati-hati. Saya adalah yang menunjuk Anda, dan saya dapat memecat Anda. Saya Menteri Pertahanan mengikuti keinginan rakyat, dan Anda tahu pasti itu. Anda tidak bisa memecat saya karena Anda sudah selesai dan tidak punya legitimasi lagi," El-Sisi semakin tegas.

Menjelang akhir pembicaraan, Morsy sempat bertanya apakah dirinya dan keluarganya diberi otoritas untuk meninggalkan Mesir. Menjawab permintaan ini, El-Sisi mengatakan, dirinya tidak bisa memutuskan. Persoalan ini adalah urusan pengadilan.

Morsy yang kecewa kembali berusaha menekan El-Sisi. "Baiklah, kita akan berperang, dan lihat siapa yang menang."

"Rakyatlah yang akan menang," ujar El-Sisi singkat. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya